Berita

Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin (baju putih) saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Senin, 16 Maret 2026 (RMOL/Bonfilio Mahendra)

Presisi

Polisi: Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Berjumlah Empat Orang

SENIN, 16 MARET 2026 | 14:06 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kepolisian mengungkap bahwa pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus (27), berjumlah empat orang.

Jumlah pelaku diketahui setelah penyidik menganalisis 86 rekaman CCTV yang kini telah menjadi barang bukti dalam penyelidikan. Dari rekaman tersebut terlihat para pelaku berboncengan menggunakan dua sepeda motor.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, mengatakan para pelaku telah mengikuti pergerakan korban sejak sebelum kejadian.


“Para terduga pelaku telah mengikuti pergerakan korban sejak sebelum kejadian. Pergerakan para pelaku dari wilayah Jakarta Selatan menuju titik kumpul awal di Jalan Merdeka Timur atau di sekitar depan Stasiun Gambir,” kata Iman dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin 16 Maret 2026. 


Pelaku Berkumpul di Sekitar Stasiun Gambir

Setelah berkumpul di kawasan Jalan Merdeka Timur, sekitar depan Stasiun Gambir, para pelaku kemudian bergerak bersama menuju sejumlah ruas jalan di pusat kota.

Rute yang dilalui antara lain; Jalan Ir. H. Djuanda, Jalan Merdeka Barat, Kawasan Tugu Tani, hingga ke kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)

Di sekitar lokasi tersebut, para pelaku mulai mengikuti pergerakan korban.


Sempat Berhenti di SPBU Cikini

Menurut polisi, setelah kegiatan korban selesai, ia tidak langsung pulang ke lokasi kejadian. Korban sempat berhenti untuk mengisi bahan bakar di kawasan Cikini Raya, dan para pelaku tetap mengikuti pergerakannya.

“Ketika korban selesai acara, korban tidak langsung menuju TKP, tapi sempat mengisi bahan bakar di Cikini Raya dan itu diikuti para pelaku,” jelas Iman.

Sekitar pukul 23.32 WIB, para pelaku terlihat berada di SPBU Cikini Raya. Mereka diduga sempat menunggu di restoran KFC Cikini yang lokasinya tidak jauh dari SPBU tersebut.


Penyerangan Terjadi di Salemba

Setelah itu, para pelaku kembali mengikuti korban hingga ke kawasan Jalan Salemba I, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Serangan penyiraman air keras kemudian terjadi ketika korban tiba di persimpangan Jalan Talang, yang menjadi lokasi kejadian perkara. Polisi saat ini masih terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya