Berita

Dua unit HP Oppo yang berhasil dilelang KPK. (Foto: Instagram Lelangkpkofficial)

Hukum

Terungkap Asal-usul HP Oppo yang Laku Rp59 Juta di Lelang KPK

SENIN, 16 MARET 2026 | 13:15 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap asal-usul dua unit handphone (HP) Oppo yang sempat menghebohkan lelang barang rampasan korupsi karena terjual hingga Rp59 juta meski harga limitnya hanya Rp73 ribu.

Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto mengatakan, dua ponsel tersebut disita dari mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungbalai, Yusmada, dalam perkara suap yang menjerat mantan Walikota Tanjungbalai, M Syahrial.

"HP Oppo F9 dan Oppo warna hitam yang kemarin dilelang dan laku di harga Rp59 juta disita dari Sekda Tanjungbalai saudara Yusmada dalam perkara M Syahrial, perkara suap Walikota Tanjungbalai," kata Mungki kepada RMOL, Senin, 16 Maret 2026.


Meski demikian, KPK belum dapat memastikan apakah kedua ponsel tersebut merupakan milik pribadi Yusmada atau bukan.

Menurut Mungki, data yang tersedia di KPK hanya mencatat bahwa barang tersebut disita dari Yusmada sebagai bagian dari barang bukti perkara suap yang menjerat mantan Walikota Tanjungbalai.

"Saya kurang tau kalau itu (milik pribadi Yusmada), berdasarkan data, HP disita dari Yusmada dalam perkara M Syahrial," kata Mungki.

Ia menambahkan bahwa dalam dokumen penyitaan juga tidak disebutkan secara rinci status kepemilikan ponsel tersebut.

"Tidak disebutkan apakah HP pribadi atau bukan," pungkas Mungki.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya