Berita

Konferensi Pers Rapat Khusus Komisi III DPR RI terkait Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus di Gedung DPR RI, Senin, 16 Maret 2026. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

SENIN, 16 MARET 2026 | 11:54 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kepolisian didorong untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang terjadi di Jakarta pada Kamis malam, 12 Maret 2026.

Anggota Komisi III DPR RI, Safaruddin mengatakan pengungkapan kasus harus menelusuri pelaku lapangan hingga pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik serangan tersebut.

Safaruddin menyebut polisi telah mengantongi sejumlah bukti dari rekaman CCTV sehingga proses penyelidikan diharapkan segera menemukan pelaku utama. 


"Mudah-mudahan tidak (mandek). Karena kan ini dari CCTV juga sudah tahu, ya. Banyak bukti-bukti yang sudah didepatkan oleh polisi. Saya kira dalam waktu dekat akan kita lihat," ucap Safaruddin di Gedung DPR, Senin, 16 Maret 2026. 

Ia menegaskan pengusutan perkara tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi juga harus mengungkap pihak yang merencanakan maupun membantu aksi tersebut.

"Tapi kan ada juga nanti otaknya itu tidak terungkap. Itu tadi kan kita minta, supaya bukan pelaku, aktor intelektualnya, pelakunya dan yang membantu," lanjutnya.

DPR juga akan memantau perkembangan penyelidikan dan tidak menutup kemungkinan memanggil kepolisian apabila terdapat kendala dalam pengungkapan kasus.

“Kalau enggak, kan pasti kita akan panggil Pak Polisi seperti apa kendalanya." pungkas Sarafuddin.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya