Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Emas Dunia Stabil di Tengah Tekanan Inflasi Energi

SENIN, 16 MARET 2026 | 09:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas terpantau stabil di level 5.017,53 Dolar AS per ons pada perdagangan Senin 16 Maret 2026, setelah sempat merosot. Kondisi ini dipicu oleh pelemahan Dolar AS dan penurunan imbal hasil US Treasury yang mengimbangi memudarnya harapan pemangkasan suku bunga AS. 

Meskipun suku bunga tinggi biasanya menekan emas, statusnya sebagai aset lindung nilai kini diperkuat oleh lonjakan inflasi akibat harga minyak yang bertahan di atas 100 Dolar AS per barel.

Ketegangan geopolitik menjadi faktor utama seiring masuknya pekan ketiga perang antara Amerika-Israel melawan Iran. Konflik ini mengancam infrastruktur minyak di Timur Tengah dan menutup Selat Hormuz, yang mendorong Presiden Donald Trump untuk merencanakan pembentukan koalisi internasional guna mengawal kapal tanker.


Di tengah ketidakpastian ini, pasar logam mulia lainnya seperti perak, platinum, dan paladium justru bergerak positif. Sementara itu, fokus investor kini tertuju pada pertemuan Federal Reserve hari Rabu, di mana suku bunga diperkirakan tetap bertahan meski tekanan inflasi energi terus membayangi ekonomi global.

Pasar logam mulia lainnya bergerak positif. Perak spot naik 0,4 persen menjadi 80,88 Dolar AS per ons. Platinum menguat 0,9 persen menjadi 2,049,50 Dolar AS per ons. Paladium meningkat 0,3 persen ke posisi 1,556,50 Dolar AS per ons.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya