Berita

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperlihatkan lima jari sambil minum kopi pada Minggu, 15 Maret 2026 (Foto dari Tangkapan layar Telegram Netanyahu)

Dunia

Netanyahu Unggah Video Sedang Ngopi Santai: “I am Dead… for Coffee!”

SENIN, 16 MARET 2026 | 08:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, merilis sebuah video untuk menanggapi rumor di media sosial yang menyebut dirinya tewas dalam serangan Iran.

Dikutip dari The Times of Israel pada Senin, 16 Maret 2026, video tersebut diunggah Netanyahu melalui akun Telegram pribadinya pada Minggu. Dalam rekaman itu, ia terlihat duduk santai di sebuah kafe di pinggiran Jerusalem sambil menikmati secangkir kopi dan berbincang dengan ajudannya.

Dalam percakapan tersebut, sang ajudan menanyakan langsung mengenai rumor yang menyebut Netanyahu telah meninggal dunia. Menanggapi hal itu, Netanyahu menjawab dengan nada bercanda, “Saya sampai ‘mati’ demi kopi.” 


Kalimat tersebut merupakan ungkapan dalam bahasa Ibrani yang biasa digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sangat menyukai sesuatu.

“Saya sangat suka kopi. Dan Anda tahu? Saya juga sangat mencintai rakyat saya,” ujarnya.

Video itu juga sekaligus membantah tuduhan lain yang beredar di media sosial. Sejumlah akun sebelumnya mengklaim bahwa konferensi pers Netanyahu yang disiarkan di televisi pada Kamis lalu merupakan rekaman buatan kecerdasan buatan (AI). Bahkan, ada yang menuduh dalam rekaman tersebut tangannya terlihat memiliki enam jari.

Untuk menepis klaim tersebut, Netanyahu mengangkat kedua tangannya ke arah kamera dan memperlihatkan bahwa ia memiliki sepuluh jari seperti biasa.

Selain menanggapi rumor yang beredar, Netanyahu juga menyampaikan pesan kepada warga Israel. Ia mengatakan masyarakat boleh keluar rumah untuk menghirup udara segar, namun tetap diminta berada dekat dengan tempat perlindungan jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan berupaya mencabut berbagai pembatasan aktivitas secepat mungkin ketika situasi sudah memungkinkan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya