Berita

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla. (Foto: RMOL)

Politik

JK: Kebijakan Presiden Jangan hanya Selesai di Penjelasan

MINGGU, 15 MARET 2026 | 21:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) mengingatkan Presiden Prabowo Subianto agar tidak hanya fokus pada penjelasan kepada publik, tetapi juga memastikan pelaksanaan kebijakan pemerintah berjalan tepat.

Pernyataan itu disampaikan JK merespons langkah Presiden Prabowo yang kerap mengundang berbagai kelompok masyarakat sipil ke Istana Negara untuk berdiskusi mengenai sejumlah isu strategis.

“Ya itu, memang Bapak Presiden selalu mengundang kelompok-kelompok masyarakat yang perlu diberikan suatu mungkin informasi,” ujar JK dikutip dari siaran ulang Kompas TV, Minggu, 15 Maret 2026.


Menurut JK, sejumlah tokoh dari berbagai kalangan telah diundang untuk berdialog dengan Presiden, mulai dari tokoh agama hingga mantan pejabat negara.

“Seperti mengundang tokoh-tokoh agama, tokoh Islam, mengundang mantan-mantan Presiden, Wapres, dan juga ketua-ketua partai, atau mengundang mantan menteri luar negeri, bermacam-macam,” sambungnya.

Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu menilai langkah tersebut merupakan bagian dari komunikasi pemerintah yang baik, terutama untuk menjelaskan isu-isu sensitif kepada masyarakat.

Salah satunya terkait isu bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace (BoP) yang digagas Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

“Saya kira itu juga hal yang bagus supaya mereka diberikan pengertian tentang hal-hal yang sensitif bagi masyarakat, seperti BoP. Namun tentunya itu tidak hanya selesai pada saat diberi penjelasan,” tuturnya.

JK menilai komunikasi yang baik tersebut perlu diimbangi dengan pelaksanaan kebijakan yang tepat di lapangan. Kebijakan pemerintah tidak cukup hanya dijelaskan kepada publik, tetapi juga harus dibuktikan melalui implementasi yang efektif.

“Nanti tetap saja dikritik apabila tetap berlaku. Jadi memang perlu penjelasan, tapi itu tidak berarti selesai sekadar penjelasan, tapi perlu pelaksanaannya yang baik,” demikian JK.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya