Ilustrasi Ritik Rawan Macet saat Arus Mudik Lebaran 2026
Arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan akan diwarnai lonjakan mobilitas masyarakat dalam jumlah besar. Pemerintah memprediksi jumlah perjalanan selama periode mudik tahun ini mencapai sekitar 143,9 juta perjalanan, dengan sekitar 52 persen pemudik menggunakan kendaraan pribadi.
Tingginya mobilitas tersebut berpotensi memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama. Kemacetan diperkirakan terjadi terutama di jalur tol dan jalan arteri yang menghubungkan wilayah Jabodetabek dengan berbagai daerah di Pulau Jawa maupun luar Jawa.
Sejumlah titik rawan kemacetan telah dipetakan oleh kepolisian dan instansi terkait. Titik-titik ini umumnya berada di lokasi pertemuan arus kendaraan, penyempitan jalur (bottleneck), serta gerbang tol yang menjadi simpul pergerakan pemudik.
Berikut beberapa titik rawan macet saat arus mudik Lebaran 2026 yang perlu diwaspadai pemudik.
1. Tol Jakarta–Cikampek KM 47–49Salah satu titik yang diperkirakan mengalami kepadatan adalah ruas KM 47 hingga KM 49 di Tol Jakarta–Cikampek. Di lokasi ini terjadi pertemuan arus kendaraan dari Tol Layang MBZ dengan jalur utama tol.
Pertemuan dua arus lalu lintas tersebut sering menimbulkan perlambatan kendaraan, terutama ketika volume kendaraan meningkat pada puncak arus mudik.
2. Tol Jakarta–Cikampek KM 110Titik rawan kemacetan berikutnya berada di KM 110 Tol Jakarta–Cikampek. Ruas ini dikenal sebagai salah satu bottleneck karena terjadi penyempitan jalur dari tiga lajur menjadi dua lajur.
Penyempitan lajur ini berpotensi menimbulkan antrean kendaraan panjang, khususnya saat lalu lintas kendaraan menuju arah Jawa Tengah dan Jawa Timur meningkat.
3. Gerbang Tol KalikangkungBagi pemudik yang menuju wilayah Jawa Tengah, Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang menjadi salah satu simpul kemacetan yang sering terjadi setiap musim mudik.
Gerbang tol ini menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari berbagai daerah sebelum kendaraan melanjutkan perjalanan ke wilayah Semarang, Solo, Yogyakarta, hingga Jawa Timur.
4. Kawasan Jatingaleh, SemarangSelain gerbang tol, kepadatan juga diperkirakan terjadi di kawasan Jatingaleh, Semarang. Lokasi ini merupakan simpang besar yang menghubungkan jalur tol dengan jalan arteri menuju berbagai kota di Jawa Tengah.
Volume kendaraan yang tinggi serta pertemuan beberapa jalur lalu lintas kerap menyebabkan perlambatan kendaraan di kawasan ini.
5. Tol Arah Pelabuhan Merak KM 50Tidak hanya menuju wilayah timur Pulau Jawa, kepadatan juga diprediksi terjadi pada jalur menuju barat. Pemudik yang akan menyeberang ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak diminta mewaspadai potensi kemacetan di sekitar KM 50 arah Merak.
Titik ini sering menjadi lokasi antrean kendaraan karena tingginya volume kendaraan yang menuju pelabuhan untuk menyeberang menggunakan kapal feri.