Berita

Ilustrasi Ritik Rawan Macet saat Arus Mudik Lebaran 2026

Nusantara

5 Titik Rawan Macet Saat Arus Mudik Lebaran 2026, Pemudik Wajib Waspada

MINGGU, 15 MARET 2026 | 21:37 WIB | OLEH: TIFANI

Arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan akan diwarnai lonjakan mobilitas masyarakat dalam jumlah besar. Pemerintah memprediksi jumlah perjalanan selama periode mudik tahun ini mencapai sekitar 143,9 juta perjalanan, dengan sekitar 52 persen pemudik menggunakan kendaraan pribadi.

Tingginya mobilitas tersebut berpotensi memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama. Kemacetan diperkirakan terjadi terutama di jalur tol dan jalan arteri yang menghubungkan wilayah Jabodetabek dengan berbagai daerah di Pulau Jawa maupun luar Jawa.

Sejumlah titik rawan kemacetan telah dipetakan oleh kepolisian dan instansi terkait. Titik-titik ini umumnya berada di lokasi pertemuan arus kendaraan, penyempitan jalur (bottleneck), serta gerbang tol yang menjadi simpul pergerakan pemudik.


Berikut beberapa titik rawan macet saat arus mudik Lebaran 2026 yang perlu diwaspadai pemudik.

1. Tol Jakarta–Cikampek KM 47–49

Salah satu titik yang diperkirakan mengalami kepadatan adalah ruas KM 47 hingga KM 49 di Tol Jakarta–Cikampek. Di lokasi ini terjadi pertemuan arus kendaraan dari Tol Layang MBZ dengan jalur utama tol.

Pertemuan dua arus lalu lintas tersebut sering menimbulkan perlambatan kendaraan, terutama ketika volume kendaraan meningkat pada puncak arus mudik.

2. Tol Jakarta–Cikampek KM 110

Titik rawan kemacetan berikutnya berada di KM 110 Tol Jakarta–Cikampek. Ruas ini dikenal sebagai salah satu bottleneck karena terjadi penyempitan jalur dari tiga lajur menjadi dua lajur.

Penyempitan lajur ini berpotensi menimbulkan antrean kendaraan panjang, khususnya saat lalu lintas kendaraan menuju arah Jawa Tengah dan Jawa Timur meningkat.

3. Gerbang Tol Kalikangkung

Bagi pemudik yang menuju wilayah Jawa Tengah, Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang menjadi salah satu simpul kemacetan yang sering terjadi setiap musim mudik.

Gerbang tol ini menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari berbagai daerah sebelum kendaraan melanjutkan perjalanan ke wilayah Semarang, Solo, Yogyakarta, hingga Jawa Timur.

4. Kawasan Jatingaleh, Semarang

Selain gerbang tol, kepadatan juga diperkirakan terjadi di kawasan Jatingaleh, Semarang. Lokasi ini merupakan simpang besar yang menghubungkan jalur tol dengan jalan arteri menuju berbagai kota di Jawa Tengah.

Volume kendaraan yang tinggi serta pertemuan beberapa jalur lalu lintas kerap menyebabkan perlambatan kendaraan di kawasan ini.

5. Tol Arah Pelabuhan Merak KM 50


Tidak hanya menuju wilayah timur Pulau Jawa, kepadatan juga diprediksi terjadi pada jalur menuju barat. Pemudik yang akan menyeberang ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak diminta mewaspadai potensi kemacetan di sekitar KM 50 arah Merak.

Titik ini sering menjadi lokasi antrean kendaraan karena tingginya volume kendaraan yang menuju pelabuhan untuk menyeberang menggunakan kapal feri.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya