Berita

Ilustrasi Kapan Lebaran 2026 (Sumber: Freepik)

Nusantara

Kapan Lebaran 2026 Menurut Muhammadiyah, Pemerintah, BMKG, dan BRIN? Ini Rinciannya

MINGGU, 15 MARET 2026 | 21:25 WIB | OLEH: TIFANI

RMOL. Umat Islam di seluruh dunia akan menyambut Hari Raya Idulfitri 2026 atau 1 Syawal 1447 Hijriah dalam hitungan hari. Di Indonesia, penentuan awal Syawal umumnya mengacu pada dua metode utama, yaitu hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat atau rukyatul hilal (pengamatan hilal).

Sejumlah pihak biasanya menjadi rujukan dalam penetapan hari raya, di antaranya pemerintah melalui Kementerian Agama, organisasi Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, serta lembaga ilmiah seperti BMKG dan BRIN. Meskipun sama-sama berlandaskan kajian ilmiah dan keagamaan, perbedaan metode dan kriteria yang digunakan dapat menyebabkan perbedaan dalam penentuan awal bulan Syawal setiap tahunnya.

Lantas, kapan Lebaran 2026 menurut pemerintah, Muhammadiyah, BMKG, dan BRIN? Berikut penjelasannya.


Lebaran 2026 Menurut Pemerintah

Berbeda dengan Muhammadiyah yang telah menetapkan tanggal Lebaran, pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat yang dijadwalkan pada Kamis, 19 Maret 2026. Melalui Kementerian Agama, penentuan 1 Syawal dilakukan dengan menggabungkan metode hisab dan rukyatul hilal.

Jika hilal teramati dan memenuhi kriteria yang disepakati negara anggota MABIMS (Malaysia, Brunei, Indonesia, dan Singapura), maka 1 Syawal akan ditetapkan pada hari berikutnya setelah pengamatan.

Lebaran 2026 Menurut Muhammadiyah

Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengenai hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H.

Perhitungan dilakukan menggunakan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Berdasarkan perhitungan tersebut, ijtimak menjelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 01.23.28 UTC.

Pada saat matahari terbenam di hari yang sama, beberapa wilayah di dunia telah memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1, yakni tinggi bulan lebih dari 5 derajat dan elongasi lebih dari 8 derajat. Berdasarkan kriteria tersebut, Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 20 Maret 2026.

Lebaran 2026 Menurut BMKG

Menurut prediksi BMKG, Hari Raya Idul Fitri 1447 H berpotensi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Berdasarkan perhitungan astronomi, ketinggian hilal pada 29 Ramadan 1447 H atau 19 Maret 2026 diperkirakan berkisar antara 0°54’27” di Merauke, Papua, hingga 3°07’52” di Sabang, Aceh. 

Sementara itu, elongasi bulan diperkirakan berada pada rentang 4°32’40” hingga 6°06’10”. Nilai tersebut masih berada di bawah kriteria visibilitas hilal MABIMS, sehingga kemungkinan besar hilal belum dapat diamati pada tanggal tersebut.

Lebaran 2026 Menurut BRIN


Prediksi serupa juga disampaikan oleh BRIN. Berdasarkan perhitungan astronomi lembaga tersebut posisi hilal pada saat matahari terbenam 19 Maret 2026 diperkirakan belum memenuhi batas minimal kriteria MABIMS.

Karena itu, bulan Ramadan kemungkinan digenapkan menjadi 30 hari. Dengan demikian, 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya