Berita

Wakil Ketua LPSK, Sri Suparyati. (Foto: Istimewa)

Politik

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

MINGGU, 15 MARET 2026 | 13:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bergerak cepat memberikan perlindungan darurat kepada Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) di kawasan Salemba, Jakarta.

Korban mengalami luka bakar pada sejumlah bagian tubuh akibat serangan tersebut dan saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

Wakil Ketua LPSK, Sri Suparyati mengatakan, lembaganya telah mengeluarkan perlindungan darurat guna memastikan kebutuhan medis korban segera terpenuhi sekaligus menjamin keselamatan korban.


"Perlindungan darurat ini bertujuan memberikan rasa aman kepada korban sesaat setelah terjadinya tindak pidana. LPSK sudah melakukan langkah perlindungan darurat berupa pendampingan, pengawalan melekat atau monitoring, serta bantuan medis bagi korban selama menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Tim LPSK juga sudah turun untuk melakukan pendalaman," kata Sri kepada wartawan, Minggu, 15 Maret 2026.

Sri menjelaskan, perlindungan darurat tersebut diberikan setelah LPSK menerima permohonan perlindungan pada Jumat, 13 Maret 2026 yang diajukan ayah korban mewakili Andrie.

Dalam permohonan itu, keluarga korban mengajukan sejumlah layanan perlindungan kepada LPSK, mulai dari pemenuhan hak prosedural, perlindungan fisik berupa pengamanan melekat, hingga bantuan medis bagi korban.

Menurut Sri, keputusan pemberian perlindungan darurat diambil dengan mempertimbangkan kondisi korban yang membutuhkan penanganan segera serta adanya potensi kerentanan terhadap keselamatan korban.

"Perlindungan darurat diberikan dengan mempertimbangkan adanya kerentanan keamanan terhadap keselamatan korban, kebutuhan proses penegakan hukum, serta keperluan penanganan medis atau perlindungan fisik segera," terang Sri.

Saat ini LPSK telah menempatkan petugas pengawal untuk melakukan pengamanan dan pemantauan melekat terhadap korban selama menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Dalam pemenuhan layanan medis korban, LPSK juga membuka kemungkinan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, serta lembaga lain guna memastikan korban memperoleh penanganan kesehatan secara optimal.

LPSK juga mendorong aparat penegak hukum segera mengungkap pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS tersebut agar keadilan bagi korban dapat segera terwujud.

Peristiwa penyiraman air keras terhadap Andrie terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Kamis, 12 Maret 2026, saat korban dalam perjalanan pulang setelah menghadiri acara podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Saat melintas di perempatan kawasan Jalan Salemba-Jalan Talang, korban diadang dua orang pelaku yang datang menggunakan sepeda motor sebelum kemudian menyiramkan cairan keras ke tubuh korban.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya