Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump (Foto: Bloomberg)

Dunia

Trump Tolak Ide Putin Pindahkan Uranium Iran ke Rusia demi Akhiri Perang

MINGGU, 15 MARET 2026 | 12:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak saran Presiden Rusia Vladimir Putin untuk pemindahan uranium milik Iran ke Moskow sebagai bagian dari upaya mengakhiri perang. 

Mengutip laporan Axios, Minggu, 15 Maret 2026, Trump menyampaikan penolakannya saat melakukan percakapan telepon dengan Putin pada Senin lalu, 9 Maret 2026.

Dalam pembicaraan itu, Putin mengajukan salah satu proposal untuk meredakan konflik, yakni dengan memindahkan uranium Iran yang diperkaya ke wilayah Rusia.


Seorang pejabat Amerika Serikat yang mengetahui pembicaraan tersebut mengatakan bahwa usulan serupa sebenarnya bukan kali pertama diajukan. 

““Ini bukan pertama kalinya tawaran itu diajukan. Tawaran itu belum diterima. Posisi AS adalah kami perlu memastikan uranium tersebut sudah diamankan,” ujar pejabat tersebut kepada Axios.

Laporan itu juga menyebut tidak ada indikasi jelas bahwa Iran akan menerima skema tersebut, mengingat proposal serupa sebelumnya telah ditolak dalam proses negosiasi sebelum perang pecah.

Sumber yang sama menegaskan bahwa Trump tetap membuka komunikasi dengan berbagai pemimpin dunia dalam mencari jalan keluar diplomatik. 

“Presiden berbicara dengan semua orang, Xi, Putin, orang Eropa, dan dia selalu bersedia membuat kesepakatan. Tapi itu harus kesepakatan yang baik. Presiden tidak membuat kesepakatan yang buruk,” kata pejabat tersebut.

Sementara itu, dalam negosiasi bulan lalu, Iran mengajukan opsi berbeda untuk menangani uranium yang dimilikinya. 

Teheran mengusulkan agar uranium tersebut diencerkan di fasilitasnya sendiri di bawah pengawasan International Atomic Energy Agency.

Di sisi lain, Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Iran, Steve Witkoff, mengatakan Iran memiliki sekitar 460 kilogram uranium yang diperkaya hingga 60 persen yang berpotensi digunakan untuk membuat bom nuklir.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya