Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno. (Foto: Tim Eddy Soeparno)

Politik

Harga Minyak Makin Bebani APBN

Eddy Soeparno: Setiap Opsi Harus Prioritaskan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Beli

SABTU, 14 MARET 2026 | 22:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tim Ekonomi Pemerintah diyakini punya solusi untuk menghadapi skenario tembusnya defisit APBN menjadi 3,18 sampai 4 persen akibat meningkatnya beban fiskal karena lonjakan harga migas sebagaimana disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. 

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menyampaikan keyakinannya itu. Dia bahkan mengapresiasi langkah cepat tim ekonomi pemerintah yang telah memproyeksikan dampak perang di Timur Tengah terhadap perekonomian dan defisit APBN tahun 2026. 

“Ketahanan fiskal dan kehandalan pasokan migas merupakan kunci dari upaya Indonesia untuk melalui gejolak geopolitik yang sangat disruptif ini dengan aman,” kata Eddy kepada wartawan, Sabtu 14 Maret 2026.


Eddy menjelaskan walaupun pemerintah dapat mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perpu) untuk memperlebar defisit APBN terhadap PDB di atas 3 persen, namun harus tetap mewaspadai risiko penurunan peringkat sovereign rating jika kebijakan fiskal dan pengelolaan APBN ke dianggap kurang prudent. 

"Saat ini kita dihadapkan pada sejumlah pilihan yang pelik, yakni mengencangkan ikat pinggang dengan memotong sementara sejumlah kegiatan yang dibiayai APBN atau menarik pinjaman baru untuk menutup defisit APBN yang semakin melebar," katanya.

Meski pilihan cukup sulit, Wakil Ketua Umum PAN ini optimis bahwa kebijakan pemerintah akan selalu mendahulukan resiliensi dan daya beli masyarakat ketika menghadapi kontraksi ekonomi akibat perang yang berkepanjangan.

Eddy berpesan agar disrupsi pasokan energi dan mata rantai logistik yang sangat mungkin terjadi dapat diantisipasi dan dicarikan solusinya sedini mungkin.

"Upaya berbagai negara untuk mengamankan pasokan energi dan pangan di dalam negerinya mengharuskan Indonesia untuk melakukan hal yang sama," pungkasnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya