Berita

Ketua DPP PDIP Bidang Hukum dan Advokasi, Ronny Talapessy. (Foto: Dok. PDIP)

Politik

Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS, PDIP: Tindakan Pengecut

JUMAT, 13 MARET 2026 | 16:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PDI Perjuangan turut berempati kepada Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus sebagai korban penyiraman air keras yang dilakukan orang tidak dikenal (OTK). 

Ketua DPP PDIP Bidang Hukum dan Advokasi, Ronny Talapessy mengecam tindakan pengecut oleh OTK terhadap aktivis KontraS tersebut. 

“PDIP mengecam keras terjadinya tindak kekerasan berupa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus pada hari Kamis malam, 12 Maret 2026,” tegas Ronny kepada wartawan, Jumat, 13 Maret 2026.


Menurut Ronny, peristiwa ini menambah daftar panjang serangan dan teror terhadap pihak-pihak yang bersuara kritis. 

Pasalnya, serangan tersebut terjadi sesaat setelah Andrie Yunus selesai melakukan perekaman siniar (podcast) di kantor YLBHI dengan tema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.

Oleh karena itu, Ronny mendesak Presiden Prabowo Subianto serta aparat penegak hukum untuk mengambil langkah tegas dan serius, menangkap pelaku penyerangan terhadap Andrie Yunus. Serta mengusut tuntas rangkaian teror yang belakangan kerap dialami warga negara yang menyampaikan pendapat secara kritis.

Menurutnya, Republik Indonesia lahir dan didirikan oleh para pendiri bangsa dari tradisi berpikir kritis, kebebasan mengutarakan gagasan dan menyatakan pendapat. 

“Tradisi itu memperkaya gagasan kebangsaan kita serta memberikan sumbangan besar terhadap cara kita membangun negeri ini sesuai cita-cita kemerdekaan,” tandasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya