Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

IHSG Tertekan di Sesi I, 595 Saham di Zona Merah

JUMAT, 13 MARET 2026 | 12:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I pada Jumat 13 Maret 2026, di zona merah.  Tekanan jual yang cukup kuat membuat indeks turun signifikan sepanjang perdagangan pagi.

IHSG sesi I ditutup melemah 1,81 persen atau turun 133,172 poin ke level 7.228,945.

Sejak pembukaan perdagangan pagi di level 7.362, pergerakan IHSG langsung berada dalam tekanan. 


Sepanjang sesi, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 7.362 dan level terendah di 7.188, sebelum akhirnya ditutup melemah pada akhir sesi.

Dari sisi pergerakan saham, tekanan jual terlihat cukup dominan. Sebanyak 595 saham melemah, sementara 128 saham menguat, dan sisanya tercatat stagnan.

Aktivitas transaksi pasar juga menunjukkan sejumlah saham dengan nilai perdagangan besar. Tiga saham yang mencatatkan nilai transaksi terbesar pada sesi ini adalah BUMI, BBCA, dan BMRI.

Di tengah pelemahan pasar, beberapa saham masih mencatatkan kenaikan signifikan. Saham-saham yang masuk dalam daftar top gainers antara lain:

ROCK (Rockfields Properti Indonesia) naik 450 poin (24,86 persen) ke level 2.260. DUTI (Duta Pertiwi), naik 3,27 persen. Lalu ASPR (Asia Pramulia) naik 19,86 persen. SKBM (Sekar Bumi) naik 19,85 persen, dan CSMI (Cipta Selera Murni) naik 13,54 persen. 

Saham dengan Penurunan Tertinggi (Top Losers)

Sebaliknya, beberapa saham mengalami koreksi cukup tajam dan masuk dalam daftar top losers, yaitu:

FITT (Hotel Fitra International) turun 14,75 persen ke level 370. RONY (Aracord Nusantara Group) turun 14,74 persen, FAST (Fast Food Indonesia)** turun 14,12 persen, TRUK (Guna Timur Raya) turun 13,99 persen, dan LRNA (Eka Sari Lorena Transport) turun 12,50 persen. 

Pelemahan IHSG juga tercermin pada hampir seluruh indeks sektoral yang berada di zona merah. Beberapa sektor yang mencatatkan penurunan terdalam antara lain; IDXTRANS turun 3,04 persen, DXINDUST turun 2,98 persen, IDXCYCLIC turun 2,79 persen, IDXINFRA turun 2,75 persen, dan IDXBASIC turun 2,57 persen. 

Sementara sektor lainnya juga mengalami pelemahan; IDXENERGY turun 1,85 persen, IDXTECHNO turun 1,56 persen, IDXPROPERT turun 1,16 persen, IDXNONCYC turun 1,40 persen, IDXHEALTH turun 0,86 persen, dan IDXFINANCE turun 0,44 persen. 

Sejumlah indeks saham unggulan turut mengalami koreksi pada sesi perdagangan ini. Indeks LQ45 tercatat turun 1,89 persen ke level 736,970.  

IDX30 terkoreksi 1,70 persen ke level 393,702, dan MNC36 juga turun 1,67 persen ke posisi 306,825.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya