Berita

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Raja Juli Usul Pembentukan Satgas Pendanaan Taman Nasional ke Prabowo

KAMIS, 12 MARET 2026 | 14:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menghadap Presiden RI Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 12 Mei 2026. 

Dalam pertemuan tersebut, Raja Juli menyiapkan sejumlah bahan pembahasan terkait sektor kehutanan, termasuk rencana pembentukan satuan tugas khusus untuk memperkuat pendanaan taman nasional di Indonesia.

Saat tiba di Istana, Raja Juli mengaku belum mengetahui secara pasti agenda yang akan dibahas bersama Presiden. Ia menyebut dirinya hanya diminta hadir untuk menghadap kepala negara siang ini. 


“Diminta menghadap pak presiden 13.30 agendanya apa Saya juga belum tahu,” ujar Raja Juli kepada wartawan.

Meski demikian, ia telah menyiapkan sejumlah bahan laporan yang berkaitan dengan pengelolaan kehutanan dan kawasan konservasi. 

Salah satu yang menjadi perhatian adalah rencana pembentukan satgas pendanaan taman nasional guna memperkuat dukungan bagi pengelolaan kawasan lindung.

“Saya nyiapin beberapa bahan aja, tentang kehutanan, tentang taman nasional, tentang rencana kita membuat satgas pendanaan taman nasional ya macem macem lah,” kata dia. 

Raja Juli menjelaskan bahwa pembentukan satgas tersebut diperlukan untuk mencari terobosan pendanaan bagi taman nasional di Tanah Air. Saat ini, pengelolaan taman nasional masih sangat bergantung pada anggaran negara yang dinilai terbatas.

“Justru membuat satgas untuk pendanaan taman nasional kita, kita punya 57 taman nasional di RI selama ini anggsrannya ala kadarnya dan kita berharap ada taman nasnional kita yang berkelas dunia jadi perlu pendanaaan selain APBN,” pungkasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya