Berita

Presiden Prabowo Subianto di HUT Danantara (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

HUT Pertama Danantara, Prabowo Patok Target ROA 10 Persen

RABU, 11 MARET 2026 | 18:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu sore, 11 Maret 2026. 

Prabowo yang mengenakan kemeja safari krem dan peci hitam tampak duduk di barisan depan. Ia diapit CEO Danantara Rosan Roeslani dan Ketua Dewan Pengawas Danantara Erick Thohir. 

Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih tampak hadir, di antaranya Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.


Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa lembaga pengelola investasi negara harus memiliki target kinerja yang ambisius. 

Ia menyebut tingkat pengembalian aset atau return on asset (ROA) idealnya berada pada level dua digit, yakni di angka 10 hingga 15 persen. 

“Perusahaan yang baik return on asset harusnya minimal 10 persen. Kalau yang bagus 12 persen, yang hebat 15 persen. Kita harus memiliki target yang bagus yaitu 10 persen,” ujar Prabowo.

Meski demikian, Prabowo memahami bahwa target tersebut belum tentu dapat dicapai dalam waktu singkat, terutama karena Danantara masih berada pada tahap awal pengelolaan. 

Kendati begitu, Prabowo tetap menegaskan pentingnya capaian yang terukur. Ia meminta tingkat pengembalian aset Danantara setidaknya berada di angka minimal 5 persen, yang menurut perhitungannya dapat mengembalikan sekitar 50 miliar dolar AS ke kas negara setiap tahun. 

Target tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional, terlebih di tengah dinamika global yang kian tidak menentu.

"Tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh. Sudara-sudara harus bisa memberi return 5 persen minimal kembalikan ke negara 50 miliar dolar minimal. Sudara-sudara ini semakin mendesak karena kita lihat dunia sekarang penuh ketidakpastian,” demikian Prabowo.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya