Berita

Situasi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. (Foto: RMOL)

Nusantara

Pemudik Diingatkan Jangan Ajak Keluarga ke Jakarta Tanpa Kepastian Kerja

SELASA, 10 MARET 2026 | 09:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program mudik gratis yang diselenggarakan Pemprov DKI bagi masyarakat umum diapresiasi Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman untuk menjalankan tradisi silaturahmi saat Hari Raya Idulfitri.

“Kami mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang memberikan fasilitas mudik gratis bagi warga untuk melaksanakan tradisi silaturahmi di kampung halaman,” ujar Rio, Selasa, 10 Maret 2026.


Ia juga berpesan kepada para pemudik agar tetap menjaga nama baik Jakarta selama berada di daerah asal.

Rio berharap, warga Jakarta dapat menjadi agen perubahan dengan membagikan berbagai pengalaman positif yang diperoleh selama tinggal di ibu kota, terutama terkait produktivitas serta penguasaan informasi dan teknologi.

“Jaga nama baik Jakarta di kampung halaman. Jadilah agen transformasi dengan membagikan hal-hal produktif dan positif yang didapat di Jakarta, seperti penguasaan informasi dan teknologi,” katanya.

Selain itu, Rio juga mengingatkan warga agar bijak apabila ingin membawa sanak saudara dari kampung halaman untuk datang ke Jakarta setelah Lebaran.

Menurutnya, pada prinsipnya hal tersebut tidak menjadi masalah karena Jakarta merupakan bagian dari Indonesia. Namun, ia menekankan pentingnya memastikan adanya kesiapan pekerjaan dan kemampuan sumber daya manusia yang memadai.

Ia mengimbau masyarakat agar mempertimbangkan secara matang sebelum memutuskan membawa keluarga dari daerah ke Jakarta.

“Pastikan ada ‘pos tugas’ atau pekerjaan yang memang tersedia, serta kualifikasi sumber daya manusia yang memadai. Jangan sampai datang tanpa kejelasan pekerjaan yang nantinya justru menjadi beban sosial di kota,” jelasnya.

Sekadar diketahui, tahun ini Pemprov DKI kembali menyelenggarakan program mudik gratis dengan kuota 26.440 penumpang dan 900 sepeda motor.

Program tersebut melayani 20 kota tujuan di wilayah Jawa dan Sumatra. Pendaftaran dibagi ke dalam tiga klaster waktu berdasarkan wilayah tujuan, yang dibuka sejak akhir Februari hingga awal Maret.



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya