Berita

Sejumlah tokoh lintas sektor dan lintas generasi menggelar pertemuan strategis dengan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) di Jakarta pada Sabtu 7 Maret 2026. (Foto: Istimewa)

Publika

Ketika Lintas Generasi Temui JK

SENIN, 09 MARET 2026 | 23:00 WIB

LINTAS generasi yang dipimpin oleh Sudirman Said menemui Jusuf Kalla, mantan Wapres dua periode, kemarin. 

Ada Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM, yang terus terang mengatakan Prabowo Subianto bodoh sebagai Presiden, hingga Feri Amsari, yang mengatakan Prabowo melanggar konstitusi. 

Juga Titi Anggraini, spesialis penggugat aturan Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK), dan tokoh lintas generasi lainnya, yang tidak kalah hebatnya.


Tiyo Ardianto mengklaim bahwa pertemuan mereka itu adalah pertemuan moral, bukan politis. 

Padahal setiap pertemuan itu diklaim sebagai pertemuan moral, maka pada saat itulah ia menjadi pertemuan politis yang terang benderang. 

Ini soal siapa yang lebih dulu mengklaim saja. Apalagi melihat mereka yang hadir, termasuk JK, yang mengaku diundang, bukan mengundang. Gaya politik lama: cuci tangan. 

Agaknya JK kurang puas dengan pertemuan yang dilakukan Presiden Prabowo beberapa waktu lalu, hingga harus menghadiri pertemuan yang diklaim lintas generasi itu. 

JK menegaskan kembali bahwa Indonesia harus keluar dari Board of Peace karena sudah menyalahi tujuan awal pendiriannya. 

Board of Peace bagus, tapi kalau sudah menyalahi tujuan awalnya, maka Indonesia wajib keluar dari situ.

Feri Amsari mengatakan JK adalah orang yang tepat untuk ditemui, karena pernah dua periode menjadi Wapres, pernah menjadi Ketum partai juga, dan pernah berkali-kali menjadi juru damai, yang terkenal apa lagi kalau bukan masalah Aceh. 

Tapi, sebetulnya, sederet pengalaman itu bisa juga jadi kelemahan, karena kita masih seperti ini saat ini. 

JK tentu tak bisa dikatakan bersih seorang sendiri di tengah lapangan yang begitu becek dan licin.

Apalagi pertemuan lintas generasi ini dimoderatori Sudirman Said, mantan salah seorang ketua tim sukses Anies Baswedan. 

Sudirman Said memang tak ada matinya. Anies-Muhaimin belum betul-betul diumumkan kalah, ia sudah siap-siap maju Cagub DKI Jakarta lewat jalur independen. 

Sayang, jumlah KTP tak sampai. Sebelumnya, maju sebagai calon pimpinan KPK. Gagal. Kini, bikin universitas pula.

Pertemuan lintas generasi seperti itu adalah tanda situasi penuh dengan ketidakpastian. 

Dalam situasi yang penuh dengan ketidakpastian, biasanya yang paling siap mengambil alih situasi adalah mereka yang paling solid dan luas jejaringnya. 

Mungkin karena itu Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan telegram yang memerintahkan seluruh jajaran TNI untuk siaga 1 sebagai langkah mengantisipasi. 

Rakyat biasa hanya bisa berdoa agar tak terjadi sesuatu yang makin menyusahkan.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya