Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, menghadiri acara Buka Puasa Bersama di Kantor Wali Kota Jakarta Barat. (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Pramono Ajak Jajaran Pemda Perkuat Ketahanan di Tengah Gejolak Timteng

SENIN, 09 MARET 2026 | 22:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan bahwa kondisi ekonomi global saat ini sedang tidak baik-baik saja.

?Dalam sambutannya pada acara Buka Puasa Bersama di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, yang juga dihadiri Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, Pramono menyoroti potensi ketegangan geopolitik yang terjadi akan berdampak terhadap stabilitas ekonomi nasional dan daerah.

"Karena sekarang ini kondisi global sedang tidak baik-baik saja, kita semua harus berpikir untuk bagaimana daya tahan kita sebagai bangsa itu tetap kuat," ujar Pramono, di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin, 9 Maret 2026.


Salah satu dampak ketegangan politik di Timur Tengah yakni terjadinya lonjakan harga minyak akibat terganggunya jalur distribusi. Kondisi ini dinilainya harus mendapatkan perhatian dari seluruh jajaran pemerintahannya.

"Dengan perang yang terjadi sekarang ini, kita akan melalui masa-masa yang harus kita rawat bersama-sama," kata dia.

Ia menilai, perang yang berlarut-larut akan berdampak signifikan pada peta rantai pasok global serta mengakibatkan lonjakan harga barang dan jasa. Kondisi tersebut, lanjutnya, juga akan menambah beban subsidi energi yang akan memberikan tekanan berat pada Anggaran Pendapatan Belanja dan Negara (APBN).

Oleh sebab itu, Pramono menekankan pentingnya kebersamaan dan gotong royong seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat Jakarta dalam menghadapi situasi saat ini.

"Saya minta seluruh jajaran di Wali Kota Jakarta Barat, Forkopimda, mari kita jaga bersama. Karena kondisi ini, kalau perangnya lama pasti pengaruhnya besar," tandas Pramono.

Menurutnya, kerja sama lintas sektor, seperti yang dilakukan PMI DKI Jakarta melalui program sosial, merupakan salah satu bentuk nyata dari gotong royong yang dibutuhkan saat ini.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya