Berita

Mojtaba Khamenei (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube BBC)

Dunia

Mojtaba Khamenei Resmi Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

SENIN, 09 MARET 2026 | 07:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran resmi menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru negara tersebut untuk menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan udara Israel pada awal konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Penunjukan diumumkan Assembly of Experts (Majelis Pakar), lembaga beranggotakan 88 ulama yang memiliki kewenangan memilih pemimpin tertinggi Iran pada Minggu, 8 Maret 2026, atau lebih dari sepekan setelah konflik besar di Timur Tengah pecah.

Mojtaba Khamenei sebenarnya telah lama disebut-sebut sebagai kandidat kuat penerus ayahnya. 


Selama bertahun-tahun, para diplomat Barat menggambarkannya sebagai sosok berpengaruh di balik layar dalam lingkaran kekuasaan Iran. Ia bekerja di kantor pemimpin tertinggi di Teheran dan memiliki pengaruh besar dalam pengambilan keputusan politik serta keamanan negara.

Seorang analis Iran dari pusat riset Etopia di Brussel, Jonathan Piron, pernah menggambarkan besarnya pengaruh lembaga tersebut. “Ada sangat sedikit transparansi mengenai apa yang dilakukan kantor pemimpin tertinggi, dan banyak keputusan di sana dipengaruhi permainan kekuasaan serta patronase,” ujarnya, dikutip dari AFP, Senin 9 Maret 2026.

Dalam sistem politik Iran, pemimpin tertinggi merupakan jabatan paling berkuasa di negara itu. Pemimpin tertinggi memiliki kewenangan terakhir atas kebijakan negara, menjadi panglima tertinggi militer, serta mengendalikan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) atau Garda Revolusi Iran.

Dengan penunjukan ini, Mojtaba Khamenei juga akan memegang kendali atas program nuklir Iran, termasuk cadangan uranium yang diperkaya tinggi yang berpotensi digunakan untuk membuat senjata nuklir. Ia mengambil alih kekuasaan di tengah perang yang melibatkan Iran, AS, dan Israel.

Mojtaba Khamenei lahir pada 1969 di kota Mashhad dan tumbuh saat ayahnya aktif menentang pemerintahan Shah sebelum Iranian Revolution tahun 1979. Setelah monarki runtuh, keluarganya pindah ke Tehran.

Namun penunjukan putra Ali Khamenei ini juga memicu perdebatan karena Iran pada dasarnya didirikan untuk menentang sistem monarki turun-temurun. Kini, untuk pertama kalinya, kekuasaan tertinggi negara tersebut justru berpindah dari ayah ke anak dalam sistem republik Islam.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya