Berita

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: Istimewa)

Nusantara

SPPG Majalengka Luruskan Video Viral MBG Ubi Bakar

SENIN, 09 MARET 2026 | 00:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Video seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) PUI Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, yang mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya berupa ubi bakar viral di media sosial.

Video tersebut memicu beragam reaksi warganet, mulai dari rasa prihatin hingga kritik terhadap pelaksanaan program makanan bagi siswa.

Di dalam video yang direkam di rumahnya, siswa yang mengenakan peci hitam dan masih seragam sekolah itu menyampaikan, keluhan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.


Dengan nada polos, ia pun menyebut menu MBG yang diterimanya hanya ubi bakar dalam wadah mika yang disebut untuk konsumsi dua hari.

"Assalamu’alaikum Kang Dedi, ini dari MI PUI Cipeundeuy Bantarujeg. MBG-nya cuma dikasih ubi bakar. Ini buat dua hari, bela-belain nungguin," ujar siswa tersebut dalam video yang kemudian menyebar luas di berbagai platform media social, dikutip Minggu 8 Maret 2026.

Menanggapi viralnya video tersebut, Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Majalengka, Intan Diena Khoerunisa, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan kejadian tersebut terjadi akibat kekeliruan dalam proses distribusi makanan dari dapur MBG ke sekolah.

Menurut Intan, pada hari yang sama sebenarnya terdapat satu kali pengiriman menu MBG dari dapur SPPG, namun menu dibagikan dalam dua wadah atau kantong terpisah.

Saat itu, siswa yang bersangkutan baru mengambil wadah yang berisi ubi bakar dan langsung pulang ke rumah. Sementara satu wadah menu lainnya belum sempat diambil karena sudah pulang.

"Ini menu lengkapnya, laporan dari SPPG. Memang ada miss distribusi, tetapi kekurangannya saat itu juga disusulkan di hari yang sama," ujar Intan.

Intan menjelaskan, pada saat pembagian makanan berlangsung, sekolah juga tengah menggelar kegiatan pembagian zakat sehingga proses distribusi MBG mengalami sejumlah kendala.

Akibatnya, sebagian siswa pulang lebih dulu sebelum menerima seluruh menu yang seharusnya mereka dapatkan.

"Namun kemudian siswa tersebut kembali mengambil menu yang sebelumnya belum sempat diterima dari dapur MBG setempat," kata Intan.

Intan menegaskan, paket MBG yang disiapkan oleh dapur SPPG sebenarnya terdiri dari beberapa komponen gizi dan tidak hanya ubi bakar seperti yang terlihat dalam video.

Untuk porsi besar, menu yang disiapkan meliputi roti, telur rebus, pisang, paha ayam, kacang polong, jeruk, serta ubi bakar sebagai tambahan sumber karbohidrat.

Sedangkan untuk porsi kecil, menu yang disediakan terdiri dari roti, telur rebus, susu kotak, paha ayam, kacang polong, jeruk, serta ubi bakar.

Menurut Intan, video yang memperlihatkan satu ubi bakar tersebut direkam saat pulang sekolah, sebelum siswa yang bersangkutan mengambil sisa menu yang belum diterima.

"Setelah itu, siswa tersebut sudah mengambil menu tambahan yang sebelumnya belum diterima," kata Intan. 

Pihak SPPG menegaskan jika peristiwa tersebut murni terjadi karena kendala distribusi sementara, bukan karena menu MBG hanya berupa ubi bakar seperti yang beredar di media sosial.

Pihaknya juga akan melakukan koordinasi internal agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi dalam proses penyaluran makanan kepada para siswa.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya