Berita

Sekolah Shajareye Tayabeh luluh lantak usai dibombardir Israel. (Foto: X/@IRIMFA_SPOX)

Politik

Perang Menewaskan Anak Sekolah Langgar Semua Hukum

MINGGU, 08 MARET 2026 | 10:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggota DPR RI Mardani Ali Sera mengecam keras dampak konflik bersenjata yang menelan korban sipil, termasuk anak-anak sekolah dasar yang menjadi korban dalam eskalasi perang di kawasan Timur Tengah.

Menurutnya, perang yang menewaskan ratusan anak sekolah merupakan tindakan yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan hukum internasional. Ia menilai tragedi tersebut menunjukkan betapa kejamnya konflik bersenjata yang seharusnya tidak menyasar warga sipil, apalagi anak-anak.

“Ratusan anak SD yang ceria dan memulai aktivitas harus merasakan kejamnya perang. Ini melanggar semua hukum. Mesti ada yang bertanggung jawab,” ujar Mardani dalam keterangannya, Minggu, 8 Maret 2026.


Ia juga menyoroti serangan Amerika Serikat terhadap kapal Iran yang disebut tidak bersenjata. Dalam insiden tersebut, puluhan pelaut dilaporkan menjadi korban setelah kapal tersebut diserang.

“Serangan AS pada kapal Iran yang tidak bersenjata juga keji. Puluhan pelaut yang baru pulang dari parade harus terkorban,” lanjutnya.

Meski demikian, Mardani menegaskan bahwa tindakan serangan balasan juga tidak dapat dibenarkan. Ia meminta agar Iran menghentikan serangan terhadap negara-negara tetangga di kawasan Teluk.

Menurutnya, negara-negara di kawasan tersebut, termasuk Qatar, selama ini dikenal sebagai mitra baik yang sering memberikan bantuan kepada berbagai pihak.

“Tapi serangan Iran pada negara tetangga di Teluk juga mesti dihentikan. Qatar selalu jadi tetangga yang baik dan banyak menolong,” katanya.

Mardani berharap seluruh pihak yang terlibat konflik dapat segera menghentikan eskalasi kekerasan dan kembali menempuh jalur diplomasi untuk menyelesaikan persoalan.

“Semua kembali pada meja perundingan,” pungkasnya.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya