Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Tass)

Dunia

Putin Diduga Bantu Iran Bidik Aset Militer AS di Timur Tengah

SABTU, 07 MARET 2026 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kabar mengejutkan datang dari intelijen Amerika Serikat (AS). Rusia dilaporkan memberikan bocoran data penting kepada Iran. 

Data ini diduga bisa membantu Iran mengetahui posisi kapal perang, pesawat, hingga markas militer AS di wilayah Timur Tengah.

Meski begitu, para pejabat di Amerika menyatakan bahwa sejauh ini belum ada bukti yang menunjukkan Rusia ikut campur tangan dalam memberi instruksi bagaimana Iran harus menggunakan data tersebut.


Munculnya laporan ini menjadi sinyal awal bahwa Rusia mulai terlibat secara tidak langsung dalam ketegangan di kawasan tersebut, terutama setelah operasi militer yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran sekitar sepekan lalu. 

Namun, pihak Gedung Putih tampaknya tidak terlalu ambil pusing dengan bocoran informasi itu. Juru bicara mereka, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa posisi militer Amerika saat ini masih jauh lebih unggul dan tidak terpengaruh oleh data dari Moskow.

“Ia jelas tidak membuat perbedaan terhadap operasi militer kami di Iran karena kami benar-benar menghancurkan mereka,” katanya, dikutip dari Associated Press, Sabtu 7 Maret 2026.

Di sisi lain, pihak Kremlin melalui Dmitry Peskov menanggapi laporan ini dengan sangat hati-hati. Meskipun Rusia mengakui terus menjalin komunikasi dengan Iran, mereka menegaskan bahwa sejauh ini belum ada permintaan bantuan militer secara resmi dari pihak Teheran.

Kedekatan antara Rusia dan Iran memang semakin terlihat nyata dalam beberapa tahun terakhir, khususnya sejak meletusnya perang di Ukraina. Iran diketahui telah menyuplai pesawat tanpa awak atau drone tempur serta rudal jarak pendek untuk mendukung Rusia. 

Sebagai imbal baliknya, dugaan pertukaran informasi intelijen ini—seperti yang pertama kali diberitakan oleh The Washington Post—menjadi indikasi kuat betapa eratnya kerja sama strategis di antara kedua negara tersebut saat ini.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya