Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setkab)

Pesan Kunci

Prabowo Dengarkan Aspirasi Umat Islam terkait Kondisi Global

SABTU, 07 MARET 2026 | 06:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah ulama dan tokoh organisasi Islam, termasuk Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Istana Negara, memiliki posisi yang sangat penting. 

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah mengatakan, langkah Prabowo tersebut merupakan upaya membangun komunikasi strategis antara pemerintah dan tokoh agama dalam menghadapi berbagai tantangan dunia.

“Presiden Prabowo memahami bahwa umat Islam di Indonesia memiliki perhatian besar terhadap perkembangan geopolitik global, khususnya yang menyangkut dunia Islam," kata Amir, dikutip Sabtu 7 Maret 2026.


Dengan mengundang para ulama ke Istana, kata Amir, Prabowo ingin mendengar langsung aspirasi dan pandangan mereka.

Amir menjelaskan bahwa kondisi geopolitik dunia saat ini sedang mengalami perubahan besar. Konflik di berbagai kawasan, meningkatnya rivalitas kekuatan global, hingga isu kemanusiaan di sejumlah negara Muslim menjadi perhatian masyarakat Indonesia.

Dalam konteks tersebut, pemerintah Indonesia dinilai perlu membangun komunikasi yang kuat dengan para tokoh agama agar setiap kebijakan yang diambil juga mempertimbangkan sensitivitas umat.

Ia menilai langkah Prabowo tersebut menunjukkan pendekatan kepemimpinan yang inklusif dan dialogis. Pemerintah tidak hanya melihat persoalan global dari perspektif diplomasi negara, tetapi juga dari sudut pandang moral dan kemanusiaan yang sering kali disuarakan oleh para ulama.

“Aspirasi umat tentu menjadi bagian penting dalam pembentukan sikap politik luar negeri maupun kebijakan nasional,” pungkas Amir.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya