Berita

Roy Suryo, Rismon Sianipar dan Tifauzia Tyassuma. (Foto: Media Kaltim/Fajri)

Hukum

Berkas Kasus Roy Suryo Cs Terlalu Dipaksakan

SABTU, 07 MARET 2026 | 04:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kalau mantan Direktur Pemberitaan Jak TV Tian Bahtiar saja divonis bebas oleh hakim dari perkara dugaan perintangan penyidikan yang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung), apalagi RRT alias Roy Suryo, Rismon Sianipar dan Tifauzia Tyassuma, yang berkasnya saja belum P21 sampai saat ini.

Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal menilai lebih berat kasus Tian Bahtiar daripada kasus pencemaran nama baik, dan lain-lain, terkait ijazah Jokowi, yang dialami Roy Suryo cs.

"Bahkan, bukti kasus Tian Bahtiar jauh lebih terang dibandingkan kasus RRT," kata Erizal dalam keterangannya, dikutip Sabtu 7 Maret 2026.


Erizal melihat wajar Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengembalikan (P19) berkas RRT dan meminta penyidik mendalami lagi barang bukti dan saksi-saksi. 

"Karena berkasnya masih mentah dan terkesan dipaksakan," kata Erizal.

Bayangkan dalam kasus Tian Bahtiar, konten pemberitaannya ada, pertemuan dengan tersangka Marcella Santoso juga ada, bahkan bukti transfer juga ada. 

"Tapi hakim tak menganggap itu sebagai bukti perintangan penyidikan, apalagi merusak reputasi Kejaksaan Agung," kata Erizal.

Tian hanya dianggap kena masalah etika demokrasi saja, bukannya pidana. Dan apa yang dilakukan Tian bagian dari kontrol terhadap penyidikan yang dilakukan Kejagung. 

"Bandingkan dengan apa yang dilakukan RRT. Jauh sekali dibandingkan Tian Bahtiar," pungkas Erizal.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya