Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (batik). (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Golkar Tak Ragukan Kemampuan Prabowo Jadi Juru Damai Iran vs Israel-AS

SABTU, 07 MARET 2026 | 03:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Golkar tidak meragukan kemampuan Presiden Prabowo Subianto untuk berperan sebagai mediator konflik antara Iran kontra Israel-Amerika Serikat yang memanas belakangan ini.

Demikian ditegaskan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia saat jumpa pers di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat malam, 6 Maret 2026.

Bahlil mengatakan, pada prinsipnya berbagai keraguan dari sejumlah pihak terhadap kemampuan Prabowo merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi.


“Semua orang boleh berpendapat, semua orang boleh berpikir. Itu adalah salah satu konsekuensi daripada negara demokrasi,” kata Bahlil.

Kendati demikian, menurut Bahlil, Partai Golkar memiliki pandangan berbeda karena memahami langsung kapasitas Prabowo dalam menjalin komunikasi dengan para pemimpin dunia.

“Bagi Partai Golkar adalah sangat memahami, mengerti, dan percaya kepada kemampuan Bapak Presiden Prabowo,” tegasnya.

Bahlil mengaku baru saja mendampingi Prabowo dalam rangkaian kunjungan luar negeri ke sejumlah negara, mulai dari Jepang, Amerika Serikat, London, Yordania hingga Abu Dhabi.

Dari kunjungan tersebut, ia melihat langsung hubungan emosional yang terjalin antara Prabowo dengan para pemimpin negara tersebut.

“Saya sangat kenal dari dekat hubungan-hubungan emosional dari pemimpin-pemimpin negara ini dengan Bapak Presiden Prabowo,” ungkap Menteri ESDM ini.

Atas dasar itu, Bahlil menilai keraguan terhadap kemampuan Prabowo umumnya datang dari pihak yang belum mengenal sosok Presiden secara dekat.

“Insyaallah kami sangat yakin terhadap kemampuan beliau dalam melakukan komunikasi politik antar kepala-kepala negara di dunia,” pungkas Bahlil.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya