Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Defisit APBN Bisa Melebar Jika Harga Minyak Dunia 92 Dolar AS per Barel

SABTU, 07 MARET 2026 | 01:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berpotensi melebar melampaui target pemerintah akibat lonjakan harga minyak dunia imbas dari perang Israel-Amerika Serikat (AS) kontra Iran.

Hal tersebut dikatakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam acara buka bersama di kantor Kementerian Keuangan, Jumat 6 Maret 2026.

Menurut Purbaya, kenaikan harga energi global dapat menekan ruang fiskal pemerintah, terutama melalui peningkatan beban subsidi energi.


Purbaya mengungkapkan pemerintah telah melakukan berbagai simulasi terhadap pergerakan harga minyak dunia. 

Dalam salah satu skenario, jika harga minyak menembus 92 dolar AS per barel di sepanjang tahun tanpa intervensi kebijakan, defisit anggaran dapat meningkat di atas 3 persen.

“Kalau harga minyak naik ke 92 dolar AS per barel apa dampaknya ke defisit? Kalau nggak melakukan apa-apa defisit kita naik ke 3,6-3,7 persen dari PDB (Produk Domestik Bruto),” kata Purbaya.

Meski demikian, pemerintah, kata Purbaya, masih memiliki sejumlah opsi kebijakan untuk menahan pelebaran defisit agar tetap berada di bawah 3 persen dari PDB. Salah satunya melalui penyesuaian belanja negara serta pengelolaan subsidi energi secara lebih hati-hati.

Purbaya mengingatkan Indonesia pernah menghadapi lonjakan harga minyak yang jauh lebih tinggi pada masa lalu. Saat itu, harga minyak dunia bahkan sempat menembus sekitar 150 dolar AS per barel, namun perekonomian masih mampu bertahan.

"Waktu itu tahun 2012-2013 harga minyak sampai 150 dolar AS. Sebelum turun drastis. Kita bisa survive. Tahun 2005, kita naikkan BBM sampai 127 persen, kita bisa survive. Selama kebijakan lain dijaga," pungkas Purbaya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya