Berita

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Politik

Zulkifli Hasan:

Indonesia Dituntut Bersatu Hadapi Geopolitik Dunia Makin Memanas

JUMAT, 06 MARET 2026 | 23:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Situasi geopolitik dunia yang semakin memanas menuntut Indonesia menjaga stabilitas dan memperkuat persatuan nasional.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas, dalam acara buka puasa bersama di Rumah DPP PAN, Jakarta Selatan, Jumat 6 Maret 2026.

Zulhas mengatakan, berbagai konflik global yang terjadi saat ini menunjukkan dunia berada dalam situasi yang tidak menentu.


"Pakistan-Afghanistan perang, Thailand sama Kamboja, belum selesai Rusia-Ukraina, tambah lagi yang paling berat ini gabungan Amerika-Israel dan Iran akan memberikan dampak sangat besar," kata Zulhas, Jumat malam, 6 Maret 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat Indonesia harus memperkuat stabilitas nasional.

"Perlu persatuan menghadapi dunia yang tidak menentu," kata Zulhas

Untuk itu, kata Zulhas, Presiden Prabowo Subianto melakukan konsolidasi dengan berbagai tokoh nasional dalam menghadapi dinamika geopolitik global. 

Dalam beberapa waktu terakhir Presiden Prabowo melakukan serangkaian pertemuan dengan banyak pihak.

"Hari-hari ini saudara menyaksikan maraton rapat dengan para menteri, para tokoh-tokoh, bahkan dengan para mantan presiden, wakil presiden, para mantan menlu,” kata Zulhas.

Ia menambahkan pertemuan juga dilakukan dengan para ulama serta pimpinan organisasi keagamaan.

"Dilanjutkan dengan tokoh-tokoh ulama besar, Ketua MUI, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dan juga Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama," pungkas Zulhas.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya