Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

JUMAT, 06 MARET 2026 | 20:17 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I 2026 mencapai 5,5 persen. Target tersebut didorong oleh peningkatan konsumsi masyarakat sejak awal tahun serta berbagai stimulus fiskal yang digelontorkan pemerintah.

Aktivitas konsumsi dinilai mulai menunjukkan tren positif sejak Januari hingga Februari 2026. Hal itu tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen yang berada pada level optimistis.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat pada triwulan pertama tahun ini. Salah satunya melalui penyaluran bantuan sosial dan berbagai insentif untuk mendorong konsumsi.


“Kalau kita lihat di Januari dan Februari, konsumen kita cukup bergeliat. Dari monitor indeks keyakinan konsumen juga tinggi, di angka 127,” ujar Airlangga di Senayan, Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan untuk menopang konsumsi rumah tangga. Program tersebut berupa distribusi beras 10 kilogram per bulan dan minyak goreng dua liter selama dua bulan kepada 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Total anggaran yang disiapkan pemerintah untuk program tersebut mencapai Rp11,92 triliun.

“Program ini untuk 35 juta keluarga penerima manfaat dan total anggarannya Rp11,92 triliun,” jelas Airlangga.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan sejumlah stimulus lain untuk mendorong belanja masyarakat. Di antaranya diskon tarif transportasi rata-rata sebesar 30 persen serta pencairan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur negara dan pekerja swasta.

Airlangga berharap berbagai stimulus tersebut mampu meningkatkan aktivitas ekonomi domestik dalam beberapa pekan ke depan.

“Selanjutnya kami berharap momentum ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama. Kuartal pertama ini harus kita dongkrak dan harapannya lebih tinggi dari tahun lalu,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya