Berita

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memimpin rapat koordinasi penanganan banjir bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di Kantor PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Kabupaten Tuban. (Foto: Setwapres)

Politik

Gibran Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

JUMAT, 06 MARET 2026 | 14:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memimpin rapat koordinasi penanganan banjir bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di Kantor PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, Jumat, 6 Maret 2026.

Rapat ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah pusat dan daerah bergerak cepat dalam menangani dampak bencana, sekaligus memastikan pemulihan infrastruktur serta pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara efektif.

Dalam arahannya, Wapres menekankan pentingnya percepatan penanganan dampak banjir yang masih dirasakan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa meskipun tidak terdapat korban jiwa, kerugian materiil yang dialami warga tetap perlu menjadi perhatian serius pemerintah.


“Fasilitas umum terdampak seperti sekolah dan tempat ibadah harus bisa segera difungsionalkan kembali,” tegasnya.

Selain itu, Gibran menyoroti kondisi jalan penghubung Ngino–Sambongrejo yang mengalami kerusakan akibat banjir. Ia meminta agar perbaikan segera dilakukan, termasuk pembenahan sistem saluran air di sekitar jalan.

“Jalan penghubung Ngino–Sambongrejo yang rusak segera diperbaiki, termasuk sistem saluran air di sekitar jalan agar tidak mengganggu aktivitas warga dan distribusi logistik,” jelasnya.

Wapres juga menekankan pentingnya percepatan pendataan rumah warga yang mengalami kerusakan agar bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat.

“Rumah warga yang mengalami kerusakan segera diselesaikan pendataannya, dicairkan bantuannya, dan dibantu proses pembersihannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gibran mengingatkan pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi munculnya penyakit pascabanjir. Menurutnya, langkah pencegahan perlu dilakukan secara serius mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

“Antisipasi kemungkinan penyebaran penyakit pasca banjir seperti diare, disentri, hepatitis, dan DBD,” pesannya.

Mengacu pada data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Wapres juga mengingatkan bahwa potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi hingga akhir Maret sehingga pemerintah daerah diminta tetap siaga.

“Berdasarkan BMKG, kita masih akan dilanda cuaca ekstrem sampai bulan Maret. Oleh sebab itu kita harus selalu siap dan waspada,” ungkapnya.

Untuk jangka panjang, Wapres menekankan perlunya langkah penanganan yang lebih sistematis guna mencegah banjir berulang di wilayah Tuban, termasuk perbaikan tata kelola drainase serta normalisasi sungai.

“Perhatikan tata kelola dan perbaiki sistem drainase, lakukan pengerukan rutin sungai yang mengalami pendangkalan,” tegasnya

Menanggapi arahan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa sejumlah program penanganan banjir di wilayah tersebut memang memerlukan dukungan anggaran dan skema pengerjaan jangka menengah.

“Proses penyelesaiannya memang membutuhkan multi years,” ungkap Khofifah.

Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky melaporkan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah penanganan di lapangan, termasuk upaya normalisasi sungai serta penguatan infrastruktur pengendali banjir.

“Pada dasarnya semuanya sudah selesai Pak, tinggal normalisasinya saja,” jelasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya