Berita

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Dunia

Dubes Iran di Jakarta: Teheran Punya Dukungan Dunia Hadapi AS dan Israel

JUMAT, 06 MARET 2026 | 14:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Republik Islam Iran menyatakan keyakinannya mampu memenangkan pertempuran di medan perang melawan Amerika Serikat dan Israel.

Keyakinan tersebut disampaikan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, yang menilai posisi Iran kuat karena konflik dipicu oleh pihak lawan.

“Kami pasti akan menang di medan perang. Di lapangan kami pasti akan menang,” ujar Boroujerdi kepada wartawan, Jumat, 6 Maret 2026.


Menurutnya, keyakinan Iran tidak hanya didasarkan pada kesiapan militernya, tetapi juga pada dukungan masyarakat dunia yang dinilai berpihak pada upaya menegakkan keadilan internasional.

Namun Boroujerdi menilai konflik yang terjadi tidak hanya berlangsung di medan tempur, melainkan juga dalam bentuk perang informasi atau perang narasi.

“Tetapi perang ini memiliki dimensi lain, yaitu dimensi perang narasi. Untuk melawannya, kami memerlukan bantuan semua pihak untuk menyuarakan kebenaran,” ujarnya.

Ia menilai Amerika Serikat dan Israel kerap menyampaikan informasi yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan, sehingga Iran membutuhkan dukungan publik internasional untuk menyampaikan informasi yang dianggap lebih akurat.

“Menyuarakan fakta yang terdapat di lapangan agar kita bisa mengalahkan pihak musuh yang terbukti memiliki pengaruh besar, khususnya di media sosial,” lanjut Boroujerdi.

Ia juga berharap masyarakat dunia dapat memberikan dukungan moral, termasuk melalui doa, bagi pasukan Iran yang terlibat dalam konflik tersebut.

“Yang kedua adalah menyuarakan kebenaran dan memenangkan perang narasi melalui berbagai media sosial maupun media yang Anda miliki,” pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya