Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Choirul Anam saat meninjau lokasi sekitar penembakan remaja Betrand Eka Prasetyo (18) oleh Iptu N di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). (Foto: Dok. Kompolnas)
Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Choirul Anam saat meninjau lokasi sekitar penembakan remaja Betrand Eka Prasetyo (18) oleh Iptu N di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). (Foto: Dok. Kompolnas)
Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Choirul Anam, menjelaskan temuan tersebut diperoleh dari pencocokan data di lapangan dengan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan rekaman itu, tembakan dari Iptu N disebut tidak secara sengaja diarahkan kepada korban.
“Bagaimana sampai anak tersebut mengalami luka tembak. Dari CCTV yang kami lihat, tembakannya memang tidak diarahkan atau dibidik,” kata Anam kepada wartawan, Kamis 5 Maret 2026.
Populer
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07
Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41
Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35
Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50
Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55
Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00
UPDATE
Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19
Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06
Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15