Berita

Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Dokumentasi Kemenko Marves)

Bisnis

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

JUMAT, 06 MARET 2026 | 00:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ekonomi Indonesia akan terdampak perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran, terutama akibat cadangan BBM yang menipis dan lonjakan harga minyak dunia.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan situasi geopolitik yang memanas di Timur Tengah dapat mendorong harga minyak melonjak hingga 100 dolar AS per barel, melampaui asumsi harga minyak dalam APBN yang dipatok sekitar 70 dolar AS per barel.

“Nah ekonomi kita juga bisa akan terkena juga kalau harga minyak tiba-tiba naik bertahap sampai 100 dolar. Sekarang 78 ya. Padahal kita bikin di APBN kita 70. Jadi ini yang harus kita amati. Kalau sampai ini berkelanjutan lama, harga minyak naik, ini betul-betul harus kita cermati,” kata Luhut dalam unggahan di akun Instagram @luhut.pandjaitan, Kamis 5 Maret 2026.


Pemerintah, kata Luhut perlu memastikan secara cermat berapa lama cadangan energi nasional dapat bertahan jika konflik ini terus berlangsung lama, khususnya setelah Iran menutup Selat Hormuz yang menjadi jalur vital yang dilalui sekitar 30 persen perdagangan minyak global.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, cadangan energi Indonesia disebut berkisar antara 18 hingga 30 hari sehingga perlu dihitung secara akurat.

“Nah kalau sudah kita tahu misalnya katakanlah 30 hari, dari sekarang harus kita lihat dari mana kita harus impor minyak, berapa cost-nya, berapa selisihnya, apa dampaknya pada APBN,” tuturnya.

Lebih jauh, Luhut mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini juga mulai menjajaki sumber pasokan energi lain di luar pemasok yang selama ini digunakan. Sejumlah negara disebut menjadi alternatif, di antaranya AS, Venezuela, hingga negara-negara di Afrika.

“Ya sepanjang yang saya tahu sekarang, pemerintah sudah mencari sosok minyak lain daripada yang ada sekarang. Misalnya dengan Amerika, mana lagi nanti kita lihat apakah Venezuela juga bisa, mampu gak masuk, karena Venezuela sekarang jadi source of energy juga buat Amerika sendiri,” tuturnya.

Namun ia mengingatkan bahwa tantangan logistik juga harus diperhitungkan, terutama karena situasi keamanan jalur laut global yang ikut terpengaruh oleh konflik di Timur Tengah.

“Apakah (juga) dari negara-negara Afrika. Tapi kan laut lagi masalah angkutannya. Jadi ya mesti dicermati lah dengan baik,”tambahnya.

Ia menambahkan Dewan Ekonomi Nasional saat ini masih melakukan diskusi terbuka untuk mengkaji berbagai opsi kebijakan yang bisa direkomendasikan kepada pemerintah.

“Ya nanti kita berikan pendapat kita pada pemerintah,” tandasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya