Berita

Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Politik

Respons Outlook Utang RI, OJK Janji Tingkatkan Transparansi dan Kepercayaan Investor

KAMIS, 05 MARET 2026 | 22:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menanggapi keputusan lembaga pemeringkat global Fitch Ratings yang merevisi outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Pjs Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan pihaknya bersama pemerintah dan otoritas terkait akan terus memperkuat koordinasi kebijakan guna menjaga kondisi sektor keuangan tetap kondusif.

“Reformasi yang kredibel, pengawasan yang kuat, dan koordinasi kebijakan yang erat akan memperkuat ketahanan sektor jasa keuangan serta meningkatkan kepercayaan investor,” kata Friderica atau yang akrab disapa Kiki dalam keterangan tertulis, Kamis 5 Maret 2026.


Langkah tersebut dilakukan agar stabilitas sistem keuangan tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi nasional dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Sistem keuangan Indonesia didukung oleh kerangka pengawasan yang kuat, dan kami akan terus melanjutkan reformasi struktural untuk meningkatkan transparansi, memperdalam pasar modal, serta memperkuat kepercayaan investor dalam jangka panjang,” tuturnya.

Kiki menegaskan, fundamental sektor keuangan nasional hingga saat ini masih kuat. Permodalan lembaga jasa keuangan berada jauh di atas ketentuan minimum, likuiditas tetap memadai, serta profil risiko dinilai tetap terkelola secara prudent.

Intermediasi keuangan, kata Kiki juga terus menunjukkan pertumbuhan sejalan dengan fundamental ekonomi, sehingga dapat mendukung pembiayaan sektor produktif dan pembangunan jangka panjang.

Selain itu, OJK juga terus menjalankan berbagai reformasi struktural dalam Roadmap Pasar Modal 2023?"2027. Reformasi tersebut mencakup peningkatan transparansi kepemilikan, penguatan ketentuan free float, penyempurnaan klasifikasi data investor, serta penegakan hukum untuk memperkuat tata kelola dan integritas pasar.

Di sisi lain, OJK menilai keputusan Fitch dalam mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB menunjukkan pengakuan terhadap stabilitas makro ekonomi nasional, prospek pertumbuhan yang tetap resilien, serta tingkat utang pemerintah yang masih moderat.

Sebagai anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), OJK memastikan akan terus bekerja sama dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memperkuat koordinasi kebijakan guna menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Sebelumnya lembaga pemeringkat internasional itu menyoroti pelebaran defisit RI, kenaikan utang, serta tekanan belanja pemerintah, termasuk imbas pembiayaan jumbo program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Outlook negatif dari Fitch tersebut memperparah sentimen dalam negeri setelah S&P Global Ratings juga memberikan peringatan terhadap prospek fiskal Indonesia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya