Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Energi Bersih dan Terbarukan

KAMIS, 05 MARET 2026 | 18:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto membentuk satuan tugas (Satgas) untuk mempercepat implementasi energi bersih dan energi terbarukan di Indonesia. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan kebijakan tersebut dibahas dalam rapat terbatas bersama jajaran pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.

Dijelaskan Bahlil, rapat itu menitikberatkan pada percepatan transisi energi nasional, termasuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga konversi kendaraan berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik.


“Di dalamnya termasuk kaitannya dengan 100 gigawatt untuk PLTS, kemudian energi baru terbarukan, dan juga adalah percepatan konversi kit dari kendaraan bermotor kita yang 120 juta motor yang memakai bensin, kita akan mencoba bertahap untuk melakukan konversi ke motor listrik,” ujar Bahlil kepada awak media.

Menurut Bahlil, Presiden menekankan agar implementasi program tersebut segera dijalankan dengan target waktu tiga sampai empat tahun. 

Sebagai langkah konkret, dibentuklah Satgas khusus untuk mengawal percepatan, dengan Bahlil dipercaya memimpin tim guna memastikan kebijakan transisi energi dapat berjalan efektif.

“Dan karena itu Bapak Presiden membentuk tim Satgas untuk bisa melakukan percepatan ini. Dan tadi kami diberikan tugas sebagai Ketua Satgas dalam menjalankan dan menerjemahkan secara cepat,” kata Bahlil.

Ia menambahkan, percepatan transisi energi tidak hanya bertujuan mengurangi emisi, tetapi juga meningkatkan efisiensi anggaran negara, khususnya dalam subsidi energi.

“Karena dengan kita mengkonversi dari PLTD, diesel, ke PLTS itu akan mengakibatkan efisiensi terhadap subsidi listrik kita dan sekaligus kita mendorong percepatan untuk pemakaian motor dan mobil listrik. Saya pikir itu, teman-teman,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya