Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh. (Foto: Humas PKB)

Politik

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

KAMIS, 05 MARET 2026 | 15:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah cepat dan tepat harus dilakukan pemerintah dalam mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kawasan konflik menyusul memanasnya perang Israel-AS melawan Iran.

Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, mengatakan konflik bersenjata tersebut kini telah memasuki hari ke-6 dengan eskalasi yang semakin meluas dan intens. Situasi ini dinilai semakin berbahaya bagi keselamatan warga sipil, termasuk WNI yang masih berada di wilayah Iran.

“Perang Israel-AS melawan Iran sudah memasuki hari ke-6 dan skalanya semakin meluas serta memanas. Karena itu, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI harus bergerak cepat melakukan langkah-langkah evakuasi bagi WNI, khususnya yang berada di Iran,” kata Oleh Soleh, Kamis, 5 Maret 2026.


Laporan terbaru menunjukkan bahwa hingga saat ini Israel-AS telah melakukan serangan ke sekitar 150 kota di Iran. Kondisi tersebut tentu sangat berisiko terhadap keselamatan WNI yang berada di wilayah terdampak konflik.

“Dengan serangan yang sudah menjangkau sekitar 150 kota di Iran, situasi ini sangat membahayakan keselamatan WNI. Negara harus hadir memastikan perlindungan maksimal bagi setiap warga negara,” ujarnya.

Oleh Soleh menegaskan evakuasi tidak selalu harus berarti memulangkan seluruh WNI ke Indonesia. Pemerintah dapat mempertimbangkan opsi evakuasi ke negara-negara tetangga Iran yang dinilai lebih aman dari dampak peperangan.

“Evakuasi tidak harus selalu membawa pulang WNI ke Indonesia. Mereka bisa dipindahkan sementara ke negara tetangga Iran yang relatif aman dari konflik. Kita juga harus memahami bahwa tidak semua WNI ingin langsung pulang ke Indonesia,” jelasnya.

Ia menilai jalur darat dapat menjadi opsi paling realistis untuk proses evakuasi, mengingat kondisi ruang udara yang berpotensi tidak stabil di tengah konflik militer. Yang paling dekat adalah jalur darat ke Azerbaijan. Setalah itu baru melalui jalur udara. 

“Evakuasi melalui darat harus melalui jalur yang tepat, sehingga tidak menjadi sasaran serangan Israel-AS. Jalur darat ke Azerbaijan menjadi yang paling realistis, " beber legislator asal Dapil Jawa Barat XI itu. 

Selain itu, Oleh Soleh juga mengimbau para WNI yang berada di wilayah konflik untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta mereka untuk terus menjalin komunikasi dan mengikuti arahan dari perwakilan pemerintah Indonesia di luar negeri.

“Saya meminta para WNI untuk tetap tenang dan waspada. Terus berkoordinasi dengan perwakilan Indonesia di sana serta mengikuti setiap arahan resmi yang diberikan,” pungkasnya.  

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya