Berita

Sekertaris Jenderal Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Asep Efendi. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Konflik Timur Tengah Mulai Pengaruhi Mobilitas Pelajar Indonesia di Luar Negeri

KAMIS, 05 MARET 2026 | 14:41 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai berdampak pada mobilitas pelajar Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di kawasan tersebut.

Meski secara umum kondisi mereka dilaporkan aman, sebagian perjalanan dan aktivitas lintas negara mengalami gangguan akibat situasi konflik.

Pemantauan tersebut disampaikan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) yang terus berkomunikasi dengan para pelajar Indonesia di sejumlah negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.


Sekretaris Jenderal KB PII, Asep Efendi, mengatakan pihaknya memantau pelajar Indonesia yang tersebar di beberapa negara seperti Mesir, Arab Saudi, Sudan, hingga wilayah Afrika Utara. Berdasarkan komunikasi terakhir, situasi para pelajar masih dalam keadaan baik, meskipun dampak konflik mulai terasa pada aspek mobilitas.

“Dari komunikasi yang kami pantau, banyak pelajar kita yang sekolah terutama di Mesir. Ada juga di Arab Saudi, Afrika Utara, dan Sudan. Yang kami pantau, alhamdulillah mereka dalam kondisi baik. Hanya saja karena terjadi perang ini, perjalanan menjadi terganggu,” ujar Asep di Pancoran, Jakarta Selatan, dikutip Kamis, 5 Maret 2026.

Menurutnya, KB PII terus mengimbau para pelajar untuk tetap tenang serta menjaga keselamatan diri di tengah situasi regional yang belum stabil.

Asep menambahkan, sebagian pelajar memang sudah kembali ke Indonesia sebelum konflik meningkat karena memasuki masa libur akademik. Namun, masih ada pelajar yang tetap berada di negara tempat mereka menempuh pendidikan.

“Rata-rata ada yang sudah libur dan mungkin sudah pulang sebelum konflik terjadi. Namun ada juga yang masih berada di beberapa negara tersebut. Tapi secara umum kondisi mereka baik berdasarkan pemantauan kami,” ujarnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya