Diskusi Publik “RanPerpres Pelibatan TNI Dalam Penanggulangan Terorisme: Ancaman Terhadap Demokrasi, HAM dan Negara Hukum di Indonesia” yang digelar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya bersama Imparsial, Rabu 4 Maret 2026.(Foto: Istimewa)
Diskusi Publik “RanPerpres Pelibatan TNI Dalam Penanggulangan Terorisme: Ancaman Terhadap Demokrasi, HAM dan Negara Hukum di Indonesia” yang digelar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya bersama Imparsial, Rabu 4 Maret 2026.(Foto: Istimewa)
Hal itu mengemuka dalam Diskusi Publik “RanPerpres Pelibatan TNI Dalam Penanggulangan Terorisme: Ancaman Terhadap Demokrasi, HAM dan Negara Hukum di Indonesia” yang digelar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya bersama Imparsial, di Malang, Rabu 4 Maret 2026.
Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Milda Istiqomah menegaskan bahwa secara hukum pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme sebenarnya telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.
Populer
Senin, 02 Maret 2026 | 06:59
Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51
Senin, 23 Februari 2026 | 01:19
Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20
Senin, 02 Maret 2026 | 18:54
Senin, 23 Februari 2026 | 03:31
Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37
UPDATE
Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10
Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08
Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53
Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26
Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20
Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16
Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09
Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02
Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01
Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00