Berita

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat mengecek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Poncosari, Srandakan, Bantul, Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Politik

Tinjau KNMP Poncosari, Menteri Trenggono: Nanti Nelayan Diberikan Asuransi

KAMIS, 05 MARET 2026 | 14:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Prabowo Subianto punya komitmen yang kuat dalam membangun sektor kelautan, perikanan dan pangan. Salah satunya diimplementasikan lewat Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Begitu dikatakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat mengecek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Poncosari, Srandakan, Bantul, Yogyakarta.

Trenggono menyebutkan, kunjungannya ini menjadi rangkaian perjalanannya mengecek KNMP di seluruh Indonesia. Di tahun 2025 ada sekitar 100 kampung nelayan yang dibangun. Salah satunya di DIY di Desa Poncosari, Srandakan, Bantul.


Trenggono yang hadir didampingi Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi, mengaku senang dengan progres pembangunan yang ada. Hal ini bisa dilihat dari seluruh bangunan yang cukup sempurna.

Saat ini, ujar dia, KNMP Poncosari siap beroperasi dan tinggal pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN). Selain itu juga akan digulirkan program asuransi bagi nelayan agar mereka lebih nyaman ketika melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut.

“SPBN sedang kami upayakan, dan nanti seluruh nelayan akan diberikan asuransi,” ujar Trenggono dalam keterangan tertulis, Kamis 5 Maret 2026.

Di Kampung Nelayan ini, tambah dia, juga akan dilengkapi dengan pabrik es, gudang beku, kuliner, hingga perawatan kapal. Nantinya akan menggandeng investor untuk membantu proses pemasaran produk yang ada.

Dia menambahkan, Program KNMP ini menjadi bagian penting dalam program swasembada pangan. 

“Tahun depan akan dikembangkan lagi 1.000 KNMP sampai di daerah terpencil,” ujar Trenggono. 

Di lokasi yang sama, Titiek Soeharto mengaku senang dengan dibangunnya KMNP di Poncosari. Terlebih, bangunan yang ada cukup modern dan bagus. 

“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk nelayan,” kata Titiek berharap.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya