Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: AFP)

Politik

Sangat Naif Trump Samakan Venezuela dengan Iran

KAMIS, 05 MARET 2026 | 13:30 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Terlalu naif apabila Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyamakan Venezuela dengan Iran. 

"Iran tak akan mudah takluk kendati Ayatullah Ali Khamenei sudah wafat. Akan ada Khamenei lain muncul. Tak ada yang senang saat Khamenei wafat, seperti Maduro ditangkap," kata Direktur ABC Riset & Consulting Erizal, dikutip Kamis 5 Maret 2026.

Menurut Erizal, di sinilah masuk akalnya orang yang mengatakan bahwa penyerangan AS dan Israel terhadap Iran ini sebagai pengalihan isu dokumen Epstein yang juga menyeret nama Donald Trump. 


"Kongres AS sudah mulai mempertanyakan agresi Donald Trump ini," kata Erizal.

Tapi, Donald Trump bergeming. Bahkan ia hendak mengirim pasukan darat (infanteri) ke Iran. 

Kalau targetnya pergantian rezim, mau tak mau pasukan darat harus masuk. Dan Trump sudah menargetkan hingga 5 pekan ke depan. 

"Trump sudah gelap mata," kata Erizal.

Trump, konon, juga telah mempersiapkan pemimpin boneka di Iran. Tapi namanya belum disebut. Bukan Reza Pahlavi, putra mahkota syah Iran yang tinggal di Amerika Serikat.

"Tak ada yang tahu, apakah Donald Trump akan terjungkal oleh Iran atau masih tetap bisa berdiri? Semua negara tak akan mau jika dirugikan. Alternatif-alternatif sudah mulai disusun," pungkas Erizal.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya