Berita

Bus Transjakarta. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Transjakarta Matangkan Rute Baru Blok M–Bandara Soetta untuk Mudik Lebaran

KAMIS, 05 MARET 2026 | 11:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus mematangkan persiapan operasional rute baru Transjakarta menuju Bandara Soekarno-Hatta jelang Idulfitri 1447 H/2026 M.

Rute baru tersebut akan melayani trayek Blok M-Bandara (SH2) sebagai tambahan layanan selain rute Kalideres-Bandara (SH1) yang sudah lebih dulu beroperasi.

Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza mengatakan, persiapan administrasi dan teknis saat ini terus berjalan. Ia menyampaikan, Transjakarta telah bertemu dengan Angkasa Pura untuk membahas kerja sama operasional pekan lalu. Draf nota kesepahaman (MOU) juga telah ditandatangani oleh pihak Transjakarta dan kini dalam proses penandatanganan di Angkasa Pura.


Menurutnya, pada prinsipnya Angkasa Pura mendukung penuh kehadiran rute baru tersebut karena akan menambah alternatif transportasi masyarakat dari dan menuju bandara.

“Namun, terdapat sejumlah penyesuaian yang masih dibahas, terutama terkait pengaturan arus kendaraan di area terminal serta integrasi dengan moda internal bandara seperti Kalayang yang melayani perpindahan antarterminal,” ungkapnya, Kamis, 5 Maret 2026.

Welfizon menjelaskan, Transjakarta akan mendorong percepatan perizinan di Kementerian Perhubungan setelah proses MOU rampung. Targetnya, rute Blok M-Bandara sudah bisa dioperasikan sebelum Lebaran untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat saat musim mudik.

Ia mengatakan, Transjakarta akan mengoperasikan unit Metrotrans low entry berwarna oranye dengan lantai rendah untuk mendukung layanan ini. Bus tipe ini dinilai lebih ramah bagi penumpang yang membawa koper atau barang bawaan karena akses naik-turun lebih mudah.

“Pola pemberhentian bus dirancang di halte sisi trotoar, bukan di jalur tengah, sehingga memudahkan akses penumpang, termasuk saat tiba di kawasan bandara,” ujarnya.

Adapun rute Blok M-Bandara (SH2) direncanakan melintasi koridor Sudirman, naik melalui Semanggi, melewati kawasan MPR/DPR, kemudian masuk jalan tol menuju bandara. Sementara itu, rute Kalideres-Bandara (SH1) tetap beroperasi seperti biasa.

Terkait titik akhir di bandara, Transjakarta masih berkoordinasi dengan pengelola untuk menentukan lokasi berhenti, mengingat adanya kebijakan pembatasan kendaraan yang masuk langsung ke masing-masing terminal guna mengurangi kemacetan. Salah satu opsi yang dibahas adalah pemberhentian terintegrasi dengan akses Kalayang.

“Tingginya penggunaan kendaraan pribadi menuju bandara menjadi salah satu latar belakang penguatan layanan ini. Dari sekitar 50 juta penumpang bandara tahun lalu, sebagian besar masih menggunakan kendaraan pribadi, sehingga akses dari pintu tol menuju area bandara kerap padat,” urainya.

Ia menjelaskan, untuk jam operasional, sementara akan mengikuti pola reguler pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Penyesuaian masih dimungkinkan dengan melihat pola penerbangan, khususnya penerbangan domestik yang umumnya lebih padat pada siang hari saat periode mudik.

Soal tarif, layanan rute Blok M-Bandara akan tetap mengikuti tarif reguler Transjakarta yang berlaku saat ini, yakni Rp3.500 dan Rp2.000 sesuai ketentuan waktu layanan.

“Dengan berbagai persiapan tersebut, Transjakarta menargetkan rute SH2 Blok M-Bandara dapat mulai beroperasi sebelum Lebaran, sebagai bagian dari dukungan terhadap kelancaran arus mudik dan peningkatan akses transportasi publik ke Bandara Soekarno-Hatta,” tandasnya.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya