Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Wall Street Bangkit di Tengah Konflik Timur Tengah

KAMIS, 05 MARET 2026 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Amerika Serikat (AS) kembali menguat didorong harapan adanya jalur diplomasi dengan Iran serta langkah Presiden AS untuk menstabilkan pasar minyak.

Kabar dari media AS menyebutkan bahwa Iran memberi sinyal keterbukaan untuk berdialog setelah serangan militer AS-Israel. Di saat yang sama, Presiden Donald Trump mengumumkan pengawalan angkatan laut AS bagi kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz serta dukungan asuransi risiko politik. Langkah ini membantu menenangkan pasar energi yang sebelumnya bergejolak.

Dikutip dari Reuters, Kamis 5 Maret 2026, pada penutupan Rabu, indeks Nasdaq Composite melonjak 1,29 persen ke level 22.807,48, sekaligus mempertahankan kinerja positif sejak pecahnya konflik akhir pekan lalu. Indeks S&P 500 naik 0,78 persen ke 6.869,50 dan masih berada dekat rekor tertinggi penutupan pada Januari.


Sementara itu, Dow Jones Industrial Average menguat 0,49 persen ke 48.739,41.

Menurut Jim Awad dari Clearstead Advisors, pengumuman Gedung Putih mengurangi kekhawatiran gangguan besar pasokan minyak yang bisa memicu lonjakan harga energi dan inflasi. Ia menilai kombinasi kabar diplomasi dan stabilisasi minyak memberi ruang bagi investor untuk kembali membeli saham teknologi yang sempat terkoreksi tajam pada Februari. 

“Kombinasi tersebut memberikan optimisme pada pasar, yang akan diuji dalam beberapa minggu mendatang,” ujarnya, seraya mengingatkan agar investor tetap realistis.

Indikator volatilitas pasar, CBOE Volatility Index atau VIX, turun sekitar 10 persen ke kisaran 21, menandakan kekhawatiran pelaku pasar mulai mereda meski konflik masih berlangsung. Sejak serangan udara akhir pekan lalu, Nasdaq tercatat naik 0,61 persen, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Russell 2000 menguat 0,42 persen. Namun secara mingguan, S&P 500 dan Dow masih sedikit melemah.

Di sisi lain, sektor energi justru memimpin pelemahan pada S&P 500 setelah sebelumnya menguat akibat lonjakan harga minyak. Saham Exxon Mobil dan ConocoPhillips masing-masing turun 1,3 persen dan 2,42 persen. 

Dari sisi ekonomi domestik, laporan bank sentral AS menunjukkan aktivitas ekonomi meningkat tipis dalam beberapa pekan terakhir, harga-harga masih naik, dan pasar tenaga kerja tetap stabil. Survei swasta juga mencatat kenaikan lapangan kerja sektor swasta pada Februari yang melebihi perkiraan, serta aktivitas sektor jasa yang kuat.

Salah satu saham yang mencuri perhatian adalah Moderna, yang melonjak 16 persen setelah mencapai kesepakatan pembayaran hingga 2,25 miliar Dolar AS untuk menyelesaikan sengketa paten vaksin Covid-19 yang telah berlangsung lama.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya