Berita

Pabrik kosmetik rumahan LC Beauty digerebek di Harjamukti, Kota Cirebon. (Foto: Dok. Bareskrim Polri)

Hukum

Pemilik Akui Kosmetik LC Beauty Pakai Merkuri Sejak 2016

RABU, 04 MARET 2026 | 22:53 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemilik kosmetik merek LC Beauty, ML ditetapkan sebagai tersangka lantaran produknya mengandung merkuri dan hidroquinon.

ML ditetapkan sebagai tersangka setelah Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggerebek pabrik rumahan LC Beauty di Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat, 27 Februari 2026.

“Peran ML, distributor sekaligus pemilik home industri kosmetik ilegal merk LC Beauty,” kata Dirtipid Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, Rabu, 4 Maret 2026.


Berdasarkan pemeriksaan, ML mengaku produk kosmetiknya tidak memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Dia mengakui memproduksi dan mengedarkan kosmetik LC Beauty yang tidak memiliki izin edar dari BPOM dan mengandung bahan berbahaya jenis merkuri dan hidroquinon,” jelas Eko.

“Merkuri dan hidroquinon diperoleh dari salah satu pasar yang berada di daerah jakarta,” ucap Eko.

Mirisnya, usaha ilegal ini telah berjalan sejak tahun 2016 lalu. Operasional pabrik sempat berhenti tahun 2019 dan kembali dilanjutkan di tahun 2022.

Kini, ML dijerat dengan Pasal 435 UU 17/2023 tentang kesehatan Jo lampiran i nomor urut 181 UU 1/2026 tentang penyesuaian pidana. ML diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun atau denda paling banyak Rp2 miliar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya