Berita

Kapal fregat IRIS Dena dikabarkan tenggelam. (Foto: Iranian Army office)

Dunia

AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Sri Lanka

RABU, 04 MARET 2026 | 20:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kapal perang Iran dilaporkan tenggelam usai ditorpedo kapal selam milik Amerika Serikat (AS) di perairan internasional lepas pantai Sri Lanka, Rabu, 4 Maret 2026.

Serangan tersebut dikonfirmasi Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth sebagai kejadian pertama kali setelah perang dunia II.

Sementara itu, Pemerintah Sri Lanka mengumumkan telah menemukan sejumlah jenazah dan mengevakuasi 32 pelaut yang terluka di luar batas perairan teritorial negara tersebut.


Diberitakan Al Jazeera, otoritas setempat menerima sinyal darurat dari fregat Iran, IRIS Dena sekitar 40 mil laut (75 kilometer) dari Galle, Sri Lanka bagian selatan. Sinyal darurat tersebut dikirim antara pukul 06.00 hingga 07.00 pagi waktu setempat.

Hingga kini, operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung terhadap kapal pembawa sekitar 180 awak tersebut.

Fregat Iran itu diketahui tengah dalam perjalanan kembali usai mengikuti International Fleet Review 2026 yang digelar bulan lalu di Kota Vishakapatnam, pesisir timur India.

Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Vijitha Herath mengatakan, angkatan laut menerima informasi kapal dalam kondisi darurat, sehingga pemerintah segera mengerahkan kapal perang dan pesawat angkatan udara untuk misi penyelamatan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya