Berita

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Ini Penyebab Kredit UMKM Macet Meski Alokasi Naik

RABU, 04 MARET 2026 | 17:06 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Alokasi kredit untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sudah meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. 

Namun persoalan di sisi hilir membuat pembiayaan tersebut belum sepenuhnya berdampak, hingga berujung pada kredit macet.

Demikian disampaikan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman dalam acara Indonesia Ramadan Expo di Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu, 4 Maret 2026. 


“Setelah satu tahun saya jadi Menteri UMKM, ternyata akses pembiayaan dilihat dari sisi nominal sudah luar biasa,” ujar Maman.

Ia memaparkan, total kredit yang dialokasikan perbankan pada 2025 mencapai sekitar Rp8.000 triliun. Dari jumlah tersebut, hampir Rp2.000 triliun telah disalurkan ke sektor UMKM, baik melalui skema pembiayaan murni maupun nonmurni. 

Secara tren, kata Maman, angka ini terus meningkat dibanding satu hingga dua dekade lalu.

Meski demikian, peningkatan alokasi kredit belum otomatis mendorong penguatan sektor UMKM secara signifikan. 

Menurut Maman, persoalan muncul ketika pelaku usaha tidak mampu menjual produk mereka di pasar.

Kondisi tersebut, lanjut dia, berdampak langsung pada kemampuan bayar pelaku usaha. Ketika produk tidak terserap, usaha berhenti dan kredit menjadi bermasalah. 

“Makanya saya selalu bilang bahwa NPL tinggi itu bukan serta merta hanya kesalahan pihak bank saja. Dan UMKM itu kesalahan kita semua,” kata Maman.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya