Berita

Wapres Gibran Rakabuming meninjau pelaksanaan pembelajaran berbasis kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan literasi digital di SMP Santo Yusup, Kota Bandung, Jawa Barat. (Foto: Setwapres)

Politik

Gibran Dorong Siswa SMP Kembangkan Inovasi AI dan Coding Sejak Dini

RABU, 04 MARET 2026 | 14:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau pelaksanaan pembelajaran berbasis kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan literasi digital di SMP Santo Yusup, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu, 4 Maret 2026.

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi teknologi dalam proses belajar mengajar di tingkat pendidikan menengah pertama.

Kunjungan ini sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia unggul, transformasi digital, serta peningkatan kualitas pendidikan berbasis teknologi guna mempersiapkan generasi muda menghadapi era ekonomi digital dan industri 4.0.


Setibanya di lokasi, Wapres meninjau kegiatan pembelajaran serta berdialog dengan para guru dan siswa terkait penerapan AI dalam mata pelajaran Informatika.

“Saya mengapresiasi bahwa pengaplikasian coding sudah bisa diterapkan di SMP, walaupun produknya masih sangat standar, tapi saya mengapresiasi bahwa dengan usia anak-anak yang masih SMP, mereka bisa menciptakan sebuah alat, mereka bisa membuat sebuah alat yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari,” ujar Wapres.

Gibran berharap para siswa dapat terus mengembangkan inovasi yang telah dirintis tersebut agar semakin bermanfaat di masa mendatang.

“Kedepannya diharapkan bisa lebih mengembangkan lagi produk-produk yang bisa bermanfaat, dan lebih maju lagi dari yang sudah ada saat ini,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Guru TIK SMP Santo Yusup, Didit Wahyu Triono, menjelaskan bahwa AI telah diintegrasikan ke dalam pembelajaran sejak diberlakukannya Kurikulum Merdeka.

“AI sudah diintegrasikan ke mata pelajaran Informatika sejak Kurikulum Merdeka diterapkan di sekolah ini. Secara otomatis literasi digital juga diterapkan secara bersamaan,” ujar Didit.

Ia menjelaskan, langkah tersebut dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi yang menuntut siswa untuk terbiasa mengikuti kemajuan teknologi informasi.

Menurut Didit, AI diajarkan untuk membantu proses pembelajaran sekaligus mengembangkan bakat dan minat siswa, dengan tetap menerapkan pembatasan sesuai usia melalui arahan dan pendampingan guru.

“AI merupakan alat yang dapat membantu anak-anak mendapatkan sudut pandang dari sisi lain. AI juga bisa digunakan sebagai kamus dan perpustakaan digital yang dimanfaatkan untuk menyelesaikan permasalahan coding dengan memahami logika sebuah alat bekerja,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sejak program ini berjalan, siswa dapat mempelajari banyak hal yang mungkin tidak mereka peroleh hanya dari buku pelajaran. Sekolah pun menyediakan fasilitas pendukung seperti laboratorium komputer yang mudah diakses dengan izin guru, akses internet yang memadai, serta ruang belajar yang kondusif.

Pihak sekolah berharap dukungan pemerintah terus diperkuat guna mengembangkan program literasi AI dan digital, khususnya penguatan pembelajaran coding di masa mendatang.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya