Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Istimewa)

Politik

Purbaya Sebut Ekonomi RI Tetap Terkendali di Tengah Perang Iran vs AS-Israel

RABU, 04 MARET 2026 | 11:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan perekonomian Indonesia masih berada dalam kondisi yang cukup solid di tengah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. 

Hal itu disampaikannya usai mengikuti rangkaian acara diskusi Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah tokoh nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa malam, 3 Maret 2026.

Purbaya mengungkapkan bahwa dalam pertemuan itu, pemerintah turut mengkaji dampak apabila krisis global berlangsung lebih lama dari perkiraan. 


Menurutnya, hasil analisis terkini menunjukkan situasi masih terkendali dan tidak bermasalah, apalagi tax collection pada dua bulan pertama tahun ini meningkat 30 persen. 

“Karena tax collection kita juga membaik, Januari-Februari kan tumbuhnya 30 persen. Itu angka yang signifikan sekali, artinya ada perbaikan yang signifikan di ekonomi dan perilaku orang-orang, pajak dan bea cukai,” ujarnya.

Ketika ditanya seberapa lama ekonomi Indonesia mampu bertahan di tengah perang Iran versus AS-Israel yang berpotensi mendorong kenaikan harga energi, Purbaya menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai simulasi, khususnya terkait asumsi harga minyak dunia. 

“Pokoknya kita hitung simulasi harga minyak level tertentu ya setahun, untuk anggaran setahun ini. Jadi masih bisa di absorb kalo harga minyak naik,” jelasnya.

Ia menekankan, selama kenaikan harga minyak masih berada dalam rentang yang telah diperhitungkan dalam asumsi makro APBN, tekanan tersebut masih dapat diserap. 

Namun, pemerintah tetap siaga melakukan evaluasi ulang apabila terjadi lonjakan ekstrem yang melampaui skenario dasar.

"Kalo terlalu tinggi, tapi kalo ekstrem sekali akan kita hitung ulang," pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya