Berita

Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Dermawan. (Foto: Humas Kementerian ATR/BPN)

Politik

Wamen Ossy Dorong Percepatan Digitalisasi Sertipikat untuk Pemutakhiran

RABU, 04 MARET 2026 | 11:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemutakhiran data digital sertipikat tanah menjadi pekerjaan rumah bersama yang terus didorong Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, mengimbau seluruh jajaran Kantor Pertanahan di daerah untuk mengawal proses pemutakhiran tersebut secara berkelanjutan dan terukur.

Saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, baru-baru ini, Ossy menegaskan pentingnya metodologi penyelesaian yang jelas serta koordinasi berjenjang hingga tingkat Kantor Wilayah agar proses digitalisasi berjalan optimal.


Secara nasional, kata dia, masih terdapat sekitar 12 juta bidang tanah dalam kategori Kualitas Data Bidang Tanah (KW) 4, 5, dan 6. 

“Kategori ini mencakup sertipikat lama yang belum terdaftar secara sistematis dalam basis data digital ATR/BPN dan membutuhkan pemutakhiran,” ujarnya dikutip Rabu, 4 Maret 2026.

Ossy berharap Provinsi Jawa Timur dapat menjadi salah satu wilayah paling progresif dalam percepatan pemutakhiran data. 

Namun demikian, ia mengingatkan agar pemetaan tetap dilakukan secara realistis dengan memilah bidang tanah yang dapat segera diselesaikan dan yang memerlukan penanganan khusus.

Lebih jauh, Ossy mengapresiasi kinerja Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan.

“Mengapresiasi kinerja Kantah Kabupaten Pasuruan yang dinilai bersih, tertib, dan bersemangat,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya