Berita

Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta, Din Syamsuddin (Foto: Dokumen RMOL)

Politik

Din Syamsuddin: Serangan Israel-AS ke Iran Bagian dari Penaklukan Palestina dan Dunia Islam

RABU, 04 MARET 2026 | 11:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Serangan yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran dinilai bukan sekadar agresi militer biasa. 

Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta, Din Syamsuddin, menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari skenario besar penaklukan Palestina dan dominasi atas Dunia Islam.

Menurut Din, agresi yang dilakukan Zionis Israel dengan dukungan penuh Amerika Serikat itu sejatinya adalah serangan terhadap Dunia Islam secara keseluruhan.


“Serangan Zionis Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran adalah serangan terhadap Dunia Islam, dan merupakan bagian dari penaklukan Palestina secara menyeluruh,” tegas Din dalam keterangan resminya, Rabu, 4 Maret 2026.

Ketua Poros Dunia Wasatiyyat Islam ini pun menilai, Israel yang selama bertahun-tahun menguasai Palestina ingin melumpuhkan Iran karena negara tersebut selama ini paling konsisten membela perjuangan rakyat Palestina.

Lebih jauh, Din menyebut ambisi Zionis Israel menaklukkan Palestina merupakan bagian dari strategi dominasi atas Dunia Islam, khususnya kawasan Arab, baik dengan motif ideologis, politis, maupun ekonomis.

Keberadaan pangkalan militer Amerika Serikat di sejumlah negara Arab dan kawasan Teluk, kata dia, tak bisa dilepaskan dari strategi jangka panjang tersebut.

Dalam menjalankan agenda itu, Chairman, Global Peace Forum ini menilai Israel dan Amerika Serikat menerapkan politik adu domba atau divide et impera dengan memainkan isu Sunni-Syiah serta Arab-Persia.

“Patut diyakini bahwa Zionis Israel-Amerika Serikat akan memprovokasi Dunia Arab dengan menyerang instalasi strategis yang ada dan menyebarkan isu bahwa Iran adalah pelakunya,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya