Berita

Dino Patti Djalal (Foto: Instagram)

Politik

Dino Patti Djalal:

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

RABU, 04 MARET 2026 | 09:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal, mempertanyakan konsistensi politik luar negeri Indonesia menyusul tidak adanya pernyataan belasungkawa resmi pemerintah atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Dalam pernyataannya, Dino menyinggung kembali prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi pegangan Indonesia. Ia mengingatkan bahwa Iran merupakan negara sahabat Indonesia selama bertahun-tahun.

“Iran adalah negara sahabat Indonesia. Kita sama-sama anggota Non-Blok, OKI, D8, G77, BRICS. Kita sering berbeda pandangan dan posisi dengan Iran, sistem politik dan ideologi juga berbeda, namun Indonesia dan Iran tidak pernah cekcok,” ujarnya lewat akun X, Rabu, 4 Maret 2026.


Dino menegaskan, meski Iran memiliki sejumlah musuh, negara tersebut tidak pernah meminta Indonesia untuk memusuhi pihak-pihak tersebut. Hubungan bilateral selama ini, kata dia, berfokus pada kerja sama, persahabatan, dan saling menghormati.

Namun ia menyayangkan sikap pemerintah yang tidak menyampaikan ucapan belasungkawa secara resmi ketika Ayatollah Khamenei dan sejumlah tokoh lainnya tewas terbunuh.

“Sebagaimana lazimnya jika pemimpin negara sahabat meninggal, biasanya ada pernyataan belasungkawa. Ini kelupaan atau sengaja? Kalau sengaja, yang kita takutkan apa? Apakah yakin kita masih bebas aktif?” tegasnya.

Menurut Dino, sikap yang terkesan dingin tersebut bisa berdampak pada persepsi Iran terhadap Indonesia. Ia menilai, tidak mengherankan jika Menteri Luar Negeri Iran kemudian menolak secara halus tawaran mediasi dari Indonesia.

“Mungkin mereka menyangsikan motivasi Indonesia. Something to think about,” pungkasnya.


Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya